Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Berkunjung ke Dokar, Dirjen UKM Akan Dorong Kapasitas Produksi Tenun
Ekbis

Berkunjung ke Dokar, Dirjen UKM Akan Dorong Kapasitas Produksi Tenun

By Redaksi21 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dirjen UKM Kementerian Perindustrian RI, Gati Wibianingsih saat menyaksikan demo pembuatan tenunan oleh para penenun dari Kampung Adat Dokar (Foto: Are de Peskim/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT-Dirjen Usaha Kecil Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibaningsih menyatakan akan mendorong peningkatan kapasitas tenun ikat Sikka.

Nilai tradisional dalam tenunan harus tetap dipertahankan sembari memperbaiki kualitas.

“Saya lihat proses produksinya masih sangat tradisional tetapi kalau diberi sentuhan teknologi nanti akan mengurangi nilai tradisionalnya,” ungkap Gati kepada VoxNtt.com di Dokar, Desa Uma Uta, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Jumat (20/10/2017).

Menurutnya tenunan tradisional sangat diminati di pasaran internasional. Oleh karena itu, pihaknya akan mendukung produksi tenunan tradisional Indonesia termasuk di Sikka.

Secara khusus Direktorat Jendral UKM akan memfasilitasi para penenun untuk belajar teknik pewarnaan.

“Ini (sarung tenun-red) kan warnanya mudah luntur. Melalui Balai Tekstil kita akan upayakan supaya warnanya bisa bertahan,” terang Gati.

Ditambahkannya pihaknya telah membangun kerjasama dengan Pemda TTS untuk pembudidayaan kapas.

Harapannya nanti bisa turut menyuplai kebutuhan kapas penenun di Dokar dan Sikka.

Akan tetapi, setelah melihat dan mendengar langsung dari para penenun dirinya terkagum-kagum karena penenun di Dokar sudah mengembangkan sendiri kapas dan perwarna alami.

Kunjungan Gati ke Kampung Adat Dokar tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Moskow beberapa waktu lalu.

Direktorat Jendral UKM hendak melihat langsung produksi tenunan.

Dalam kunjungan tersebut, Gati Wibianingsih sekaligus meresmikan Sanggar Budaya Dokar Tawa Tana.

Selain ke Dokar, Gati dan rombongan juga mengunjungu kelompok penenun di Ende.

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka Tenun NTT
Previous ArticleAksi Kumpul Kebo, 13 Pasangan di Ende Diringkus Petugas
Next Article Gelar Rakercab, HIPMI TTU Siap Kelola Sektor Pariwisata

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.