Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tolak Tambang di Ende, Bupati Singgung Soal Panas Bumi Sokoria
NTT NEWS

Tolak Tambang di Ende, Bupati Singgung Soal Panas Bumi Sokoria

By Redaksi23 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi saat ini aktivitas panas bumi Sokoria yang dikerjakan oleh PT ORKA. (Foto : Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Bupati Ende merespon sentilan aktivis mahasiswa PMKRI soal dugaan adanya tambang baru masa kepemimpinan Marselinus YW Petu-Djafar Ahmad.

Tudingan aktivitas tambang baru itu dalan aksi demonstrasi mahasiswa beberapa hari lalu.

Mahasiswa mengingatkan Marsel-Djafar untuk mencabut izin usaha pertambangan sebagaimana janji kampanye tahun 2013.

Bupati Marsel Petu kepada awak media menjelaskan bahwa pencabutan izin usaha tambang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi NTT.

Pemerintah Kabupaten Ende hanya sekedar berkoordinasi dengan Gubernur sebagai panjang tangan Presiden Joko Widodo.

“Tolak tambang itu, memang janjinya Bupati dan Wakil Bupati yaitu tolak tambang. Dan buktinya selama ini hal yang berkaitan dengan pengolahan tambang yang pada prinsipnya tidak sesuai dengan pemanfaatan lingkungan hidup kita tolak,” kata Bupati Marsel di Rumah Jabatan, Jumat (20/10/2017)

Dia berterima kasih kepada mahasiswa yang telah mengingatkan dia dan Wakil Bupati Djafar menolak aktivitas tambang jenis apapun yang mengganggu lingkungan hidup.

Baca: PMKRI Ende Sentil Tambang Baru Masa Marsel-Djafar

Sementara soal aktivitas panas bumi Sokoria yang belakangan disebut sebagai tambang, Bupati Marsel membantah.

Ia menyebutkan, aktivitas panas bumi merupakan tindaklanjut PT Orka yang sebelumnya ditangani oleh Sokoria Geothermal.

“Kalau itu pengolahan panas bumi. Jadi potensi energi yang kita miliki disini dan itu kontraknya sudah mulai Sokoria Geothermal. Mereka menindaklajuti pekerjaan yang sudah ada yang mana 95 persen saham sudah diambil oleh PT ORKA. Dan sekarang mereka melanjutkan pekerjaan itu,” katanya.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleRayakan Bulan Bahasa, SMA Widya Bhakti Ruteng Gelar Lomba Pidato
Next Article Toilet di Pos Penjaga Kantor Bupati Matim Keluar Bau Menyengat

Related Posts

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026

Uskup Ruteng: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Krisis Hati Nurani

19 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.