Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Penenun Itu Designer
KOMUNITAS

Penenun Itu Designer

By Redaksi24 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Peserta Festival dari Kecamatan Lasiolat. (Foto: Marcel Manek)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Commetee IKKON Jakarta sebagai partner pemda Belu menggelar Atambua Culture Fashion Fastival (ACFF) di GOR L. A Bone Atambua.

Dina Midiani selaku Steering dalam program pengembangan usaha ekonomi kreatif Tenun Ikat di Kabupaten Belu pada acara pembukaan Atambua Culture Fashion Fastival (ACFF) di GOR L. A Bone Atambua pada Senin, (23/10/2017) kemarin mengatakan, anak-anak muda jangan malu untuk menekuni kegiatan menenun, karena penenun itu adalah designer. Kegiatan ACFF ini akan berlangsung hingga esok, Rabu 25 Oktober 2017.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Melalui Tenun Ikat Kita Berdayakan Ekonomi Kreatif dalam Mendukung Pembangunan Pariwisata Belu’ ini merupakan strategi untuk mendongkrak ekonomi kreatif dan pariwisata serta budaya di kabupaten Belu.

Kadis Pariwisata Belu Johanes Andes Prihatin saat membuka kegiatan ACFF. (Foto: Marcel Manek)

Tenun ikat khas belu hingga kini digemari banyak orang baik untuk kebutuhan fashion maupun untuk produksi interior. ACFF Tidak hanya menjadi pameran tapi merupakan ajang promosi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan serta untuk meningkatkan investasi di Kabupaten Belu sebagai daerah pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin mewakili Bupati Belu saat membuka kegiatan ACFF menyatakan, ajang ACFF merupakan media untuk mempromosikan nilai-nilai khas lokal yang ada dalam tenun ikat untuk dijadikan daya tarik pariwisata.

Menurut Prihatin dalam RPMJ Belu 2016-2021, Pariwisata menjadi agenda prioritas. Alasannya potensi wisata banyak sekali yang belum dikembangkan di kabupaten Belu.

Kegiatan ACFF ini melibatkan ratusan penenun dari 12 kecamatan kabupaten Belu dan penenun dari Timor Leste. Untuk membuat kegiatan lebih produktif, kegiatan festival ini dikemas dalam beberapa acara seperti pamran tenun ikat, talk show, coaching clinik dan fashion show.

ACFF terselenggara atas kerja sama Degranasda kab Belu, ikkon Jakarta, perancang busana Handy Hartono dari Jakarta dan dan Erwin Yuan dari Kupang.

Dalam acara festival ini hadir Perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kratif, Konsulado Timor Leste, Pimpinam Forkompimda serta aktivis penenun yang ada di kabupaten Belu.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Boni Jehadin

Belu
Previous ArticleTiga Pekan Terakhir, Warga Towak Krisis Air Bersih
Next Article Gagal Panen, Warga Alorawe Konsumsi Ubi Beracun

Related Posts

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.