Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Rayakan Sumpah Pemuda, GMNI Manggarai Kibarkan ‘Merah Putih’ di Golo Lusang
MAHASISWA

Rayakan Sumpah Pemuda, GMNI Manggarai Kibarkan ‘Merah Putih’ di Golo Lusang

By Redaksi28 Oktober 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Saat sejumlah anggota GMNI mengibar bendera Merah Putih di Puncak Golo Lusang Ruteng (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sejumlah anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Manggarai mengibarkan bendera Merah Putih di Golo Lusang, Jalan Ruteng-Iteng, Sabtu (28/10/2017).

Mereka melakukan kegiatan itu dalam rangka merayakan hari sumpah pemuda 28 Oktober 2017.

DPC Bidang Kesekretariatan GMNI Cabang Manggarai, Wilibrodus mengatakan selain untuk merayakan sumpah pemuda, pengibaran bendera Merah Putih di Golo Lusang sebagai bentuk komitmen pemuda untuk menjadi pelopor perubahan bangsa.

“Kami mengibarkan bendera bertujuan untuk mengenang hari lahir sumpah pemuda yang ke 89 dan menolak radikalisme dan sikap apatis kaum muda,” tegas Wili kepada VoxNtt.com, Sabtu sore.

Menurut dia, identitas kaum muda bukan hanya sebagai mahasiswa yang hanya melakukan perkuliahan.

Namun sejarah menunjukkam bahwa sebenarnya kaum muda yang sudah menjadi pelopor perubahan bangsa Indonesia.

Lebih lanjut Wili menyatakan, kaum muda harus jeli melihat dinamika sosial yang terjadi di Indonesia, khususunya di Manggarai.

GMNI melihat situasi saat ini ada begitu banyak problem yang mengorbankan masyarakat kecil.

“Saya mengajak kaum muda untuk sama-sama memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil yang diabaikan kaum elit. Masyarakat terus ditindas. Kaum muda harus peka dan responsif melihat realita yang ada. Kita tidak boleh apatis menyaksikan praktik ketertindasan itu,” tandas Wili.

“Kaum muda adalah agen perubahan dan agen kontrol. Kita wajib melindungi bangsa ini dari bahaya radikalisme. Kita wajib peka dengan masalah-masalah sosial masyarakat. Karena kita bukan saja mahasiswa pengetahuan saja, tetapi mahasiswa persoalan-persolan,” tegas dia.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleMenafsir Ke-Indonesiaan untuk Berubah
Next Article Orang Muda Katolik Harus Menjadi Agen Penyebar Kabar Baik

Related Posts

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Mahasiswa Unika Ruteng Latih Siswa SDK Lungar dan SMPN 10 Satarmese Tarian Sae Tiba Meka

14 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.