Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tawuran Antar Pemuda Umanen Belu Telan Korban Jiwa
HEADLINE

Tawuran Antar Pemuda Umanen Belu Telan Korban Jiwa

By Redaksi31 Oktober 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Perwakilan keluarga korban, Felika Fernandes ketika menyampaikan harapan dan permintaan kepada Kepolisian (Foto: Marcel Manek/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Tawuran antar pemuda di Kelurahan Umanen, kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu menelan korban jiwa.

Insiden itu terjadi Selasa (31/10/2017) sekitar pukul 03. 00 Wita dinihari.

Julio da Silva alias Sudin asal Lingkungan Sesekoe meninggal akibat ditikam.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com di tempat kejadian perkara (TKP), korban tewas tertikam saat berkelahi dengan sekelompok pemuda asal Onoboi yang juga masih satu kelurahan.

Perkelahian antar pemuda itu dipicu rasa saling dendam yang sudah lama dan para pelaku mabuk minuman keras (miras).

Saat itu, para pelaku dan korban mengikuti pesta sambut baru di Sesekoe.

Diduga, mengonsumsi miras berlebihan dan terjadi salah paham beberapa hari sebelumnya.

Pemuda Sesekoe, Marito terlibat pertengkaran dengan pemuda Onoboi di lokasi pesta.

Karena pertengkaran itu, Marito dan korban keluar dari tempat acara dan duduk di depan SPBU Sesekoe.

Sekumpulan pemuda Onoboi sebanyak tujuh orang datang dan memasuki area SPBU Sesekoe dan langsung melakukan aksi penikaman terhadap Marito.

Melihat kejadian itu, petugas security SPBU, Apeu menghampiri para pemuda tersebut dan menyampaikan agar tidak melakukan keributan di Area SPBU Sesekoe.

Apeu menyuruh mereka agar meninggalkan lokasi SPBU.

Setelah keluar dari area SPBU, tujuh orang pemuda Onoboi berkumpul di depan sebuah rumah makan yang terletak di samping SPBU tersebut.

Tak lama berselang, terjadi lagi keributan yang menyebabkan Sudin ditikam dan meninggal dunia.

Korban menderita luka pada bagian rusuk kiri dengan kedalaman 10 cm dan luka pada tangan kiri terkena tebasan parang dari pemuda Onoboi yang diduga bernama Andreas Taek alias Baron.

Sudin sempat dilarikan ke RSUD Atambua, namun nyawanya tidak tertolong.

Kapolres Belu, AKBP Yandri Irsan melalui Kabag Ops Polres Belu, AKP Apolinario da Silva menerima laporan kejadian naas dari Kasat Reskrim, Iptu Jemy Oktovianus Noke.

Sesuai keterangan para saksi seperti yang disampaikan Iptu Jemy, korban terlibat perkelahian bersama pemuda Onoboi sebelum meninggal dunia.

Korban sempat mengikuti pesta di bilangan Sesekoe dan pulang ke rumah, Selasa dini hari.

Menurut, AKP Apolinario, kasus kematian Sudin merupakan tindakan kriminal murni.

Aparat penegak hukum akan fokus dan bekerja secara maksimal, karena melibatkan kelompok pemuda.

“Kita minta masyarakat, agar membantu polisi dengan informasi agar kasus ini dapat dituntaskan secara cepat,” kata Apolinario dalam arahannya saat jenasah korban disemayamkan di rumah duka Sesekoe.

Terpisah, perwakilan keluarga korban, Feliks Fernandes mendesak aparat penegak hukum agar segera mengungkap pelaku penikaman terhadap anggota keluarganya.

Polisi harus cepat menangkap pelaku, karena diduga korban terlibat perkelahian dengan pemuda Onoboi yang jumlahnya mencapai puluhan orang.

Keluarga mendesak Polisi agar segera menindak para pelaku sehingga tidak menimbulkan persoalan baru.

Penulis: Marcel Manek
Editor: Adrianus Aba

Belu
Previous ArticleEnam Desa di Ende Krisis Air Bersih
Next Article DPRD Belu Menilai Tunjangan Transportasi Rp 7,1 Juta Lecehkan Martabat Dewan

Related Posts

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

Pemberhentian Guru SMAN 1 Lamaknen Selatan, Ujian Akuntabilitas Pendidikan Perbatasan

22 Februari 2026

Dukung Yonif 744/SYB, PT Filosi Exider Inovasi Serahkan Bantuan Laptop

10 Januari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.