Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pilgub NTT 2018, Petani di Ende Tolak Calon Pemimpin yang Suka Tebar Janji
NTT NEWS

Pilgub NTT 2018, Petani di Ende Tolak Calon Pemimpin yang Suka Tebar Janji

By Redaksi2 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Pesta pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT akan berlangsung di tahun 2018 mendatang.

Setahun sebelum Pilgub itu, sejumlah petani di Kabupaten Ende secara tegas menolak sikap calon pemimpin yang suka tebar janji.

Pasalnya, calon Gubernur sekarang suka melunak hati masyarakat dengan janji politik. Tren ini menurut para petani dianggap jemu.

Ferdinandus Mari, petani asal Maukaro menyatakan janji-janji manis yang kerap dilontarkan calon pemimpin merupakan kebohongan besar dalam pesta demokrasi di NTT.

Ia menyakini, jika ada calon yang melontarkan banyak janji biasanya tidak direalisasikan.

“Biasanya, banyak petani yang keluhkan saat ada kunjungan. Tapi tidak dibuktikan,”kata Ferdinandus saat ditemui di Ende, Kamis (02/11/2017) sore.

Tipe atau gaya pemimpin semacam ini, jelas dia, justru tidak membawakan perubahan.

Baca Juga: Ini Sosok Gubernur NTT yang Diinginkan Petani di Nagekeo

Ia menegaskan, para petani butuh pemimpin yang merakyat dan berkomitmen untuk membangun daerah.

“Kita sudah bosan dengan janji-janjinya. Dan kita tolak pemimpin yang suka janji. Kita butuh pemimpin yang mau membawa masyarakat yang lebih baik,”ujar Ferdinandus.

Hal senada diungkapkan, Serilus Nggale, petani asal Kecamatan Detukeli yang ditemui VoxNtt.com di Desa Watunggere belum lama ini.

Ia mengatakan, tren janji politik juga kerap dilontarkan bakal calon DPR.

“Dan kalau mereka turun ke basis selalu janji ini itu. Ada yang janji bangun jalan, ada yang janji sumbang ini itu, pokoknya banyak,”kata Nggale.

Program peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan, menurut dia, adalah modus besar calon pemimpin untuk mendapatkan suara.

Setelah menjadi Gubernur atau DPR janji-janji politik mubazir sendiri.

“Kerja nyata itu yang kita harapkan. Kami petani tidak berharap banyak, tapi kami ingin ada pemimpin yang betul pro rakyat. Kami butuh kerjanya bukan janji,” tutur dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticlePacar Mahasiwi yang Tewas di Kamar Kos dalam Pencarian Polres TTU
Next Article Bapenda Ende Sebut Pengusaha Warung Tidak Jujur Bayar Pajak

Related Posts

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.