Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Masyarakat TTS Minta Pemprov NTT Perbaiki Jalan Oe’o-Wanibesak
HEADLINE

Masyarakat TTS Minta Pemprov NTT Perbaiki Jalan Oe’o-Wanibesak

By Redaksi5 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sebuah mobil kesulitan saat melintasi Jalan Oe'o-Wanibesak (Foto: Paul/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Pemerintah Provinsi NTT diminta untuk memperhatikan jalan Oe’o Kabupaten TTS menuju Wanibesak Kabupaten Malaka.

Kondisi jalan alternatif yang menghubungkan dua Kabupaten di wilayah Finono, Amanatun Utara ini sangat memprihatinkan.

Kondisi Jalan Oe’o-Wanibesak

Jalan tersebut dikerjakan sejak zaman Bupati Piet A Tallo tersebut sampai saat ini belum diperbaiki.

“Itu tempat (Finono) sangat rawan kecelakaan tapi kenapa pemerintah tidak menaruh perhatian untuk memperbaikinya? Apa itu bukan jalan wilayah TTS dan Provinsi NTT?”tanya Jemmy Halla, warga yang tinggal di Sono.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Elly Nenotek. Menurut Elly, jalan yang rawan kecelakaan tersebut sama sekali tidak diperhatikan oleh pemerintah Provinsi maupun Kabupaten TTS.

“Kenapa pemerintah perbaiki di tempat lain sementara di Finono dari tahun ke tahun tidak mau perbaiki,” keluh Elly.

Kedua warga Ayotupas Sono ini berharap agar pemerintah memfokuskan perbaikan jalan khususnya pada tempat-tempat yang dianggap rawan kecelakaan apalagi jika musim hujan tiba, kendaraan akan kesulitan melintasi wilayah itu.

“Kami harapkan agar pemerintah segera dan kalau bisa diperbaiki dalam tahun 2018 mendatang,” pinta Elly.

Penulis: Paul Resi

Editor: Irvan K

TTS
Previous ArticleBLK TTU Batal Dibangun, Bupati Ray: Ini Kesalahan Nakertrans
Next Article Pemangku Adat Larang Warga Lopon TTS Kelola Sawah

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.