Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hujan Lebat, Dua Rumah di Desa Wawonato Ende Terancam Longsor
Regional NTT

Hujan Lebat, Dua Rumah di Desa Wawonato Ende Terancam Longsor

By Redaksi11 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi longsor
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Dua rumah di Desa Wawonato, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, NTT terancam dihantam longsor.

Peristiwa ini disebabkan hujan deras pada Kamis (9/11/2017) malam.

Akibatnya, dua rumah masing-masing Aloysius Ora dan Yohanes Banggo yang berdiri pada atas ketinggian terancam.

Warga Desa Wawonato, Saturnimus Sape kepada wartawan di Ende mengaku, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Menurutnya, longsor terjadi bermula suara gemuruh keras yang terdengar warga di wilayah RT 001.

“Ternyata dengar suara tanah yang runtuh. Ya, dua rumah itu persis diatas puncak itu terancam,” ucap Sape, Sabtu siang.

“Kita dengar sangat keras dan kita coba antisipasi keluar rumah,” tambah dia.

Ia menjelaskan, akibat longsor, jalan desa tertutup material batu dan tanah.

Firmus Rigo, tokoh muda Wawonato berharap Pemerintah secepatnya mengambil langkah konkret membangun kembali tembok penyokong tersebut.

Usulan ini mengingat beberapa rumah yang bangun persis di ketinggian pemukiman itu.

“Itu agak rawan bencana, sehingga bisa secepatnya. Jangan sampai ada (longsor, red) susulan,” ujar Firmus.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleDPP PDIP: NTT Akan Ada Kejutan
Next Article Tidak Layak Dikonsumsi, Warga Namangkewa Tolak Beras Rastra

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.