Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tidak Layak Dikonsumsi, Warga Namangkewa Tolak Beras Rastra
Regional NTT

Tidak Layak Dikonsumsi, Warga Namangkewa Tolak Beras Rastra

By Redaksi12 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Desa Namangkewa, Nikolaus Nong Bale
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Warga Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka menolak Beras Sejahtera (Rastra) dari Sub Divisi Bulog Regional Maumere.

Beras Rastra tersebut dinilai tidak layak dikonsumsi lantaran telah berwarna kekuningan, berdebu dan dipenuhi kutu.

Seharusnya pada Sabtu (11/11/2017) dilakukan pendistribusian beras Rastra di kantor desa setempat.

Akan tetapi, warga yang telah berkumpul dari pagi tersebut kecewa berat ketika melihat beras yang ada.

Sutter (48), warga Namangkewa yang ditemui di Kantor Desa menilai beras tersebut hanya cocok untuk makanan binatang.

Dirinya menyayangkan pihak Bulog yang dinilai mengabaikan hak masyarakat untuk mendapatkan beras yang berkualitas.

“Beras penuh kutu, warnanya kusam dan berdebu seperti ini lebih layak jadi makanan binatang. Barangkaai Bulog anggap kami ini binatang,” terang Sutter.

Warga lainnya, Marsel Ishak (52) mengecam Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Menurutnya, beras rusak tidak perlu ada seandainya BPOM juga turut melakukan penilaian terhadap produk pangan yang ada di Bulog.

“Ini beras dari pemerintah, harusnya BPOM lebih jeli,” tegas Marsel.

Karena warga enggan menerima beras tersebut pihak Bulog lantas mengangkut kembali beras untuk dibawa ke gudang.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com dari sejumlah sumber, rastra dengan kualitas yang sama telah didistribusikan ke desa-desa di Kecamatan Hewokloang.

Kepala Desa Namangkewa, Nikolas Nong Bale menyatakan beras sebanyak 31,5 ton itu rencananya akan didistribusikan kepada 175 keluarga di Namangkewa.

Masing-masing keluarga akan mendapatkan 180 kg.

Ditambahkannya pihaknya telah membayar uang sejumlah Rp 40.680.00p untuk Rastra tersebut dari total yang harus dibayarkan sebanyak Rp 50.400.000.

Oleh karena itu, Nikolaus berharap Bulog dapat memperbaiki kualitas beras rastra untuk warga Namangkewa.

“Ini beras dari pemerintah untuk masyarkat karena itu harusnya diberi beras yang berkualitas. Apalagi masyarakat juga membayar untuk mendapatkan rastra ini,” tegas Nikolaus.

Menurutnya kejadian seperti ini baru terjadi tahun ini. Beras tahun sebelumnya baik dan diterima oleh warga.

Penulis: Are de Peskim
Editor: Adrianus Aba

Sikka
Previous ArticleHujan Lebat, Dua Rumah di Desa Wawonato Ende Terancam Longsor
Next Article Warga Ende Tewas di Nagekeo, Diduga Tersengat Listrik

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.