Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Drainase di Gang Ros 2 Tanpa Papan Informasi
Regional NTT

Proyek Drainase di Gang Ros 2 Tanpa Papan Informasi

By Redaksi15 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keadaan drainase di Gang Ros 2, Kelurahan Golodukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai (Foto: Ano Parman/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Proyek pembangunan drainase di Gang Ros 2, Kelurahan Golodukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai tak dilengkapi papan informasi.

Padahal, papan tersebut sangat penting bagi masyarakat untuk ikut serta dalam mengawasi pelaksanan proyek.

“Papan informasi itu sangat penting karena di situ memuat hal-hal yang berkaitan dengan profil proyek, termasuk anggaran dan batas waktu pekerjaan. Karena itu tidak ada, masyarakat pasti tidak bisa awasi dengan baik,” kata Gusty, warga di sekitar lokasi proyek itu, Minggu (15/11/2017).

Selain itu, dia juga mempersoalkan kualitas pekerjaan tersebut. Pasalnya, drainase itu dikerjakan asal jadi, khususnya pada bagian lantai.

Baca Juga:

  • Proyek Drainase di Ros-Golodukal Diduga Dikerjakan Asal Jadi
  • Proyek Drainase di Gang Ros 2 Diduga Bermutu Rendah

“Saya yakin lantainya nanti cepat rusak. Makanya, saya minta orang dinas cek. Kalau memang tidak sesuai rencana, ya harus kerja ulang,” ujarnya.

Dia juga mempertanyakan peran konsultan pengawas dalam proyek tersebut. Ada kesan bahwa proyek itu kurang diawasi dengan baik.

“Mestinya, konsultan pengawas itu selalu mengawasi agar kegiatan proyek berjalan sesuai dengan rencana,” tambahnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, kontraktor dan konsultan pengawas belum bisa dikonfirmasi.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleLagi, Terpidana Kasus Pasar Alok Ajukan PK
Next Article Panwascam Se-Kota Kupang Diminta Hindari Kepentingan Politik

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.