Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pius Lustrilanang Ajak Warga Nagekeo Gunakan Program “Dua Anak Cukup”
KESEHATAN

Pius Lustrilanang Ajak Warga Nagekeo Gunakan Program “Dua Anak Cukup”

By Redaksi23 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI dari Fraksi Gerindra, Pius Lustrilanang saat jadi pemateri tentang KB di Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, b‎elum lama ini.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI dari Fraksi Gerindra, Pius Lustrilanang mengajak masyarakat di Kabupaten Nagekeo agar menggunakan dan menggaungkan program “Dua Anak Cukup”.

“Saya mengajak masyarakat untuk merencanakan hidup secara baik. Dalam hal ini dua anak cukup. Sehingga mendapat kesejahteraan pendidikan dan kesehatan yang bagi anak dan ibu,” kata Pius saat menjadi pemateri tentang KB di Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa, b‎elum lama ini.

Dia mengatakan moto “Dua Anak Cukup” digunakan untuk mewujudkan keluarga berencana harus digaungkan lagi.‎

“Pasangan suami istri diharapkan dapat memberikan kualitas hidup yang baik melalui program keluarga berencana, supaya pasangan suami istri tidak berpedoman hanya soal banyak anak, banyak rezeki tapi lebih mengutamakan bagaimana pemenuhan gizi anak dan pendidikannya kelak,” ujar anggota DPR RI dari Dapil NTT 1 itu.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticlePara Petani Butuh Perhatian Pemkab Matim
Next Article Kadis Budpar TTU Keluhkan Biaya Perawatan Objek Wisata

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.