Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kadis PK Matim: Kepala SDK Pesi Sudah Diganti
Regional NTT

Kadis PK Matim: Kepala SDK Pesi Sudah Diganti

By Redaksi24 November 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PK Matim, Frederika Soch (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Kepala SDK Pesi, Kecamatan Poco Ranaka, Belasius Edon akhirnya diganti oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Manggarai Timur (Matim), Frederika Soch.

Belasius diganti menyusul adanya gelombang tuntutan oleh orangtua siswa agar dirinya dicopot dari jabatan sebagai Kepala SDK Pesi.

Tuntutan pencopotan itu dipicu oleh karena kebijakan Belasius yang memecat dua orang guru komite.

Keduanya masing-masing, Paulus Karman, S.Pd dan Inosensia Sartini Daum. Paulus sudah empat tahun mengabdi di SDK Pesi, sedangkan Inosensia dua tahun.

Baca: SK Pemberhentian Kepala SDK Pesi Sudah Diproses

Paulus dan Inosensia dipecat sepihak oleh Kepsek Belasius pada awal tahun pelajaran 2017/2018.

“SDK Pesi sudah aman. Kami sudah ganti dia (Belasius Edon) dengan yang baru,” ujar Kadis Frederika saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Jumat (24/11/2017).

Kadis Frederika menambahkan, pihaknya memroses cepat persoalan di SDK Pesi tersebut agar tidak diperpanjang.

“Kasian juga orangtua siswa datang ke dinas hanya urus soal itu. Mereka habiskan biaya transportasi pergi pulang. Padahal kalau kerja satu hari bisa menghasilkan uang to. Tetapi sekarang sudah aman. Kepseknya sudah diganti,” tutur dia.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKY Sanding Media Awasi Perilaku Hakim
Next Article Pelayanan Sosial Dasar Harus Menjadi Prioritas Pembangunan Desa

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.