Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Marsel Ahang Ribut Lagi
NTT NEWS

Marsel Ahang Ribut Lagi

By Redaksi29 November 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Marsel Ahang, anggota DPRD Manggarai (Foto: Ardy Abba)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Empat hari setelah ribut dengan anggota dewan Partai Hanura, Yon Boa, Marsel Ahang kembali terlibat keributan dengan anggota dewan lain di dalam ruang sidang paripurna DPRD Kabupaten Manggarai, Rabu (29/11/2017).

Kali ini, anggota dewan Partai PKS itu terlibat keributan dengan politisi PAN, Matias Masir. Keributan itu bermula ketika Marsel Ahang menuding Bupati Deno Kamelus ambil bagian dalam upaya melengserkannya dari kursi DPRD.

Tudingan tersebut disampaikan Marsel Ahang menyusul dirinya diancam akan dilakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) oleh partainya.

“Dia (Deno Kamelus) minta Ketua PKS untuk PAW saya. Apa urusan dia dengan partai kami? Dia kan Ketua PAN,” ujarnya dengan nada keras.

Baca: Sidang DPRD Manggarai Kembali Ricuh

Tuduhan Marsel Ahang itulah yang kemudian menyulut emosi Matias Masir. Masir yang merupakan kader PAN tidak terima ketika  Bupati Deno Kamelus yang juga Ketua DPD PAN Manggarai dituduh mengintervensi urusan partai lain.

Masir pun beranjak dari tempat duduknya dan hendak melabrak Marsel Ahang. Beruntung, sejumlah anggota dewan lain sigap melerai kedua anggota dewan tersebut sehingga adu jotos dapat terhindar.

Sementara itu, Bupati Deno Kamelus terlihat tenang menyaksikan keributan para anggota dewan itu dari barisan kursi pimpinan OPD. Deno Kamelus tak reaktif meski namanya sempat diteriaki Marsel Ahang.

Pada bagian lain,  Marsel Ahang meminta pimpinan sidang, Osi Gandut agar memberinya waktu untuk bicara mengenai kisruh Pokir dari Dapil Kecamatan Ruteng yang selama ini diributkan kader PKS itu. Namun karena interupsinya tak dilayani, Ahang pun mengancam akan memboikot jalannya paripurna.

Meski sempat diwarnai keributan, sidang paripurna kembali dilanjutkan. Semua fraksi diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat akhir dan dilanjutkan dengan penandatanganan persetujuan bersama RAPBD tahun 2018 oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD.

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleBerkas Paket ROMA Dikembalikan KPUD Sikka, Ini Penjelasan Roby Idong
Next Article Untuk Kedua Kalinya Berkas Dukungan Paket NERA Diserahkan ke KPU Matim

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.