Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dapat Beras Bau Apek, Warga Tanggo Kesal
Regional NTT

Dapat Beras Bau Apek, Warga Tanggo Kesal

By Redaksi1 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Beras yang diterima warga Tanggo dalam kondisi rusak dan berbau (Foto: Nansianus Taris/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Puluhan warga Dusun Tanggo, Kelurahan Kota Ndora, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengaku kesal lantaran mendapatkan beras sejahtera (Rastra) yang berwarna kuning dan berbau.

Beras yang bau apek tersebut diterima warga dari pihak Kelurahan Kota Ndora pada 28 November 2017 lalu.

Maria Dese, warga dusun Tanggo kepada VoxNtt.com, Jumat (01/12/2017), di Tanggo mengatakan kondisi beras yang diterimanya beberapa waktu lalu rusak. Tak hanya berwarna kuning, namun beras tersebut mengeluarkan bau apek.

Dia mengaku, beras yang berbau itu tidak layak dikonsumsi.

“Bau pak. Tidak bisa kita masak untuk makan. Cocoknya untuk makanan babi. Masa manusia dikasih beras yang bau,” kata Maria dengan kesal.

Selain berbau, kata Maria beras itu juga banyak gabahnya.

Dia juga mengaku sudah pernah mengembalikan beras tersebut ke pihak kelurahan Kota Ndora. Namun, ditolak karena menurut pihak kelurahan beras itu tidak bisa ditukar.

“Aneh sekali. Beras ini bukan diberi gratis. Warga kumpul uang untuk dapat beras ini. Tetapi, kenapa ko kasih beras rusak dan berbau. Kerja harus becus melayani kepentingan masyarakat. Masa urus beras saja tidak becus,” ujar Maria.

Dikatakan, karena kondisi berasnya bau, beberapa warga terpaksa menjadikan beras untuk pakan ternak.

“Kami kasih makan babi saja. Karena itu yang pas dan cocok. Kami ini manusia. Tidak bisa masak beras yang bau,” tambahnya.

Pengakuan serupa datang dari warga Tanggo lain yakni, Lusia Lahima. Dia juga mendapatkan beras yang buruk dan berbau dari pihak kelurahan Kota Ndora.

Kendati berbau, namun keluarga Lusia terpaksa
mengonsmsi beras itu. Hal itu dikarenakan ketiadaan beras.

“Terpaksa kami pakai saja. Daripada tidak makan. Memang kecewa juga dengan pemerintah kita ini. Urus kebutuhan masyarakat tidak dari hati,” ujarnya.

Karena itu, Lusia meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan kondisi yang dialami masyarakat, terutama terkait beras yang buruk tersebut.

“Aturannya seperti apa. Apakah beras yang berbau bisa dikembalikan dan diganti? Jujur, kami beli ini beras. Bukan gratis. Kami tidak terima kalau kami dikasih beras yang bau,” tandas Lusia.

 
Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleKadis PUPR Manggarai Tanggapi Pertanyaan Marsel Ahang
Next Article Kadis PerKopUKM Harus Copot THL yang Jual Ruko di Pasar Borong

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.