Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pantai Ende Dibanjiri Sampah Kiriman
HEADLINE

Pantai Ende Dibanjiri Sampah Kiriman

By Redaksi6 Desember 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sampah berserakan di sepanjang bibir pantai Ende. Warga setempat mengaku sampah tersebut merupakan sampah kiriman (Foto: Ian Bala/Vox NTT
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Warga pesisir Pantai Ende, Kelurahan Mbongawani, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, NTT keluhkan sampah berserakan di sepanjang pantai. Mereka mengaku, jenis sampah yang dominan plastik merupakan sampah kiriman.

Pantauan VoxNtt.com pada Rabu (6/12/2017) pagi, berbagai jenis sampah ada disana. Mulai dari gelas plastik, karton serta beberapa pakayan bekas menyebar di pantai kawasan Pelabuhan Soekarno.

“Ini banyak sampah titipan, entah dari kapal atau dari kompleks pertokoan. Ya, kalau setelah hujan sampah mulai penuh di sini,”ujar Syalim Fadillah, seorang warga yang ditemui di pesisir Pantai Ende.

Sampah menyebar hingga di perkampungan Paupanda. Sepanjang itu, terdapat beberapa saluran besar yang semua terisi sampah.

Terhitung, ada empat saluran yang penuh sampah titipan dari kawasan hulu. Sampah mendadak penuh dan menyebar di sepanjang pantai usai hujan beberapa pekan terakhir.

Belum lagi bau amis yang menyengat sepanjang bibir pantai tersebut. Bau yang bersumber dari kompleks pasar ikan dan genangan air di beberapa saluran itu membuat lintasan orang terganggu.

Belum ada upaya pembersihan oleh petugas atau masyarakat setempat.

 
Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleDinilai Bermutu Rendah, Irigasi Lamba Taga Disoal Warga
Next Article Birokrat di Dua Dinas Ini Doyan Memproduksi Sampah Plastik

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.