Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dilanda Banjir, Padi Milik Warga Fareleke Terancam Gagal Panen
Regional NTT

Dilanda Banjir, Padi Milik Warga Fareleke Terancam Gagal Panen

By Redaksi7 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi banjir
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Ngada beberapa hari terakhir ini, menyebabkan padi di sawah milik petani di Fareleke, Dusun Malafai, Desa Nginamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze terendam banjir.

Akibatnya, padi yang hampir menguning di atas lahan seluas sekitar 40 hektare terancam gagal panen. Pasalnya, padi sudah tertutup lumpur dan direndam banjir akibat luapan irigasi dari bendungan Kolopenu pada Kamis lalu.

Bencana banjir tersebut dibenarkan oleh Benyamin Wuse, seorang petani asal Fareleke.

Kepada VoxNtt.com saat bertemu di Bajawa, Kamis (07/12/2017), Benyamin mengatakan musibah banjir tersebut telah menyebabkan kerugian sekitar belasan juta rupia‎h.

Dia mengaku, telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Pemerintah Desa Nginamanu Seletan. Namun pihak pemerintah sampai saat ini belum ada respon.

“Saya sudah lapor ke desa tapi jawabnya kasus ini tidak bisa mengalokasikan bantuan. Hanya saya disuruh oleh kepala desa untuk menyampaikan langsung hal ini kepada Dinas Pertanian Kabupaten Ngada, ” kata Benyamin.

Dia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Ngada agar segera memberikan bantuan atas musibah banjir tersebut kepada para petani Fareleke.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngada, Watu Aloysius ketika dihubungi VoxNtt.com berjanji pihaknya akan ke lapangan untuk meninjau lokasi tersebut.

Sementara, Kepala Desa Nginamanu Selatan Vitalis Keo belum berhasil dikonfirmasi.

Ketika dihubungi, nomor ponsel Vitalis sedang tidak aktif.

 
Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Ngada
Previous ArticleIni Pesan Dr. Aqua Kepada TNI-Polri Saat Sharing di Ende
Next Article Polres Belu Tahan 12 Tersangka Pembunuhan Vincent Bau

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.