Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Branding Destinasi Wisata Labuan Bajo Diluncurkan Tahun Depan
HEADLINE

Branding Destinasi Wisata Labuan Bajo Diluncurkan Tahun Depan

By Redaksi11 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Konsultan Kemenpar Freddy H Tulung (baju batik biru) menyerahkan soufenir, branding Pariwisata kepada Kadis Pariwisata Kab. Mabar, Theodorus Suardi dalam kegiatan Penyusunan Strategi Branding Destinasi Labuan Bajo. (Foto: IB)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT – Brand destinasi wisata Labuan Bajo rencananya akan diluncurkan pada awal tahun 2018 mendatang. Pembahasan akhir dilakukan pada Senin, 11 Desember 2017 dalam sosialisasi branding destinasi Labuan Bajo.

Perancangan brand Labuan Bajo pun sudah dilakukan dengan gambar utama adalah Komodo. Tim perancang sudah menentukan warna yang tepat sebagai filosofi yang menggambarkan kekayaan alam, objek wisata, dan budaya NTT.

Pembahasan akhir dilakukan di aula Sylvia Resort Komodo, Senin, 11 Desember 2017. Selain dari Kementerian Pariwisata, sosialisasi ini mendatangkan dua narasumber yakni Konsultan Kemenpar dalam Penyusunan Strategi Branding Destinasi Labuan Bajo, Freddy H Tulung dan Otho Hadi dan diikuti oleh budayawan, pengusaha jasa perjalanan wisata, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Pada sosialisasi tersebut, Otho Hadi menuturkan, untuk menentukan brand Labuan Bajo, pihaknya telah melakukan serangkaian kegiatan dan riset dalam tiga bulan ini. Salah satunya adalah untuk mencari seperti apa persepsi orang tentang Labuan Bajo.

Suasana Sosialisasi Branding Destinas Wisata Labuan Bajo. (Foto: IB)

Ia menuturkan, saat meminta pendapat masing-masing tentang NTT, Flores, dan Labuan Bajo responden lebih banyak mengarah ke Komodo sebagai objek wisata paling terkenal. Responden pun banyak diambil dari wisatawan mancanegara.

“Selain itu ada juga kekuatan utama yang menjadi aset Labuan Bajo yakni keindahan alam, kearifan adat dan budaya, keragaman dan keunikan rasa seperti kuliner dan tenun,” sebut dia, Senin.

Baca: Pungut Sampah Hari Pertama di Labuan Bajo Berlangsung Lancar

Ia menyebutkan, manfaat dari pembuatan brand dibagi dalam manfaat fungsional yakni yang bisa membantu perekonomian warga, emosional sehingga bisa membuat pengunjung ingin selalu datang, dan rasional  yang berkaitan dengan penawaran destinasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Theodorus Suardi mengatakan, penetapan brand untuk destinasi wisata Labuan Bajo ini sangat penting karena Labuan Bajo memiliki banyak potensi wisata yang perlu diperkenalkan ke dunia.

Selain branding, kata dia, Kementerian Pariwisata juga telah menetapkan advertising dan sale sebagai pendekatan utama untuk memasarkan pariwisata Labuan Bajo ke dunia.

“Kita berharap hari ini kita sepakat untuk bersama-sama menetapkan branding destinasi Labuan Bajo sebagai titik star promosi dari seluruh stakeholder. Kita akan fokus pada satu branding,” kata Theo. (IB/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticlePMKRI Kupang Desak Kapolda NTT Copot Kapolres Manggarai
Next Article Dugaan Pungli di Satlantas Polres Manggarai Harus Dibuka ke Publik

Related Posts

Kejari Mabar Geledah Kantor KPU Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp28 Miliar

8 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026

Partai Perindo Terus Bergerak, Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak di Manggarai Barat

9 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.