Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Kader PDI-P Diminta Menangkan Calon Kepala Daerah yang Diusung
Pilkada

Kader PDI-P Diminta Menangkan Calon Kepala Daerah yang Diusung

By Redaksi14 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI-P NTT, Gusty Beribe
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi Dewan Pimpinan Daerah PDI – Perjuangan Provinsi NTT, Gusty Beribe meminta para kader partai itu untuk memenangkan calon bupati dan wakil bupati yang diusung.

Penegasan Gusty itu disampaikan di depan para kader PDI-P di Rumah Retret SVD Boanio, Desa Nataia, Kecamatan Aesesa,‎ Kabupaten Nagekeo, belum lama ini.

Gusty mengatakan, dalam menyongsong pemilukada yang akan berlangsung pada 2018 mendatang, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P telah mengeluarkan SK untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati di beberapa daerah di Flores.

Di Kabupaten Nagekeo, PDI-P mengusung pasangan Yohanes Nuwa Veto dan Marselinus Fabianus Adjo Bupu.

Untuk Kabupaten Ende, partai besutan Megawati Soekarno Putri itu mengusung pasangan Marsel Petu dan Jaffar H. Ahmad.

Menurut Gusty, Pilkada 2018 adalah momentum strategis dan politis.

Secara politis, PDI-P merasa sangat berkepentingan mengambil bagian dengan mengusung kadernya baik menjadi bupati, wakil bupati maupun gubernur dan wakil gubernur.

Tujuannya adalah tidak sekadar merebut kekuasaan. Akan tetapi kekuasaan itu direbut dengan maksud untuk mengabdi dan melayani bagi kepentingan rakyat.

Dikatakannya, kemenangan tidak bisa diperoleh atau diraih dengan begitu saja. Akan tetapi kemenangan bisa diraih hanya dengan cara bekerja keras dan bergotong royong.

Oleh karena itu, membutuhkan kerja sama yang solid diantara para kader dengan struktur kepengurusan partai dari tingkatan paling atas hingga ke kecamatan, lurah dan desa.

Gusty juga meminta kepada para calon yang diusung dari PDI-P agar menggunakan infrastruktur partai yang ada untuk bekerja.

“Kebiasaan dalam Pemilukada, infrastruktur partai yang ada di kecamatan dan desa cenderung diabaikan oleh calon, diharapkan agar tidak boleh terjadi. Biasanya calon selalu menggunakan tim sukses bentukan sendiri tanpa melibatkan partai, jangan terjadi lagi,” tegasnya.

 
Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleWarga Elar: Mobil Kami Lebih Banyak Angkut Dedak daripada Penumpang
Next Article Ini Penjelasan Polres Sikka Terkait Kematian Juragan Pulsa

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.