Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kejuaran Kempo Se-Flores Lembata Libatkan 22 Dojo
NTT NEWS

Kejuaran Kempo Se-Flores Lembata Libatkan 22 Dojo

By Redaksi15 Desember 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para atlet kempo saat Kejurdo se-daratan Flores Lembata di aula GOR, Jumat, 15 Desember 2017 (Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-  Sebanyak 22 dojo di daratan Flores-Lembata saling adu nyali dalam kejuaran shorinji kempo di aula GOR Kabupaten Manggarai pada Jumat, 15- Minggu, 17 Desember 2017.

Kejuaran antar dojo (Kejurdo) se-Flores Lembata tersebut memperebutkan piala bergilir Bupati Manggarai Cup I tahun 2017 dengan hadiah uang sebanyak Rp 18.000.000.

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaran, Yeni Veronika dalam laporannya mengatakan, Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) merupakan olahraga super prioritas di Provinsi NTT. Kempo NTT telah berhasil meraih prestasi yang sangat gemilang, baik pada event Nasional maupun Internasional.

“Sejarah juga mencatat bahwa untuk meraih prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan para pengurus, pelatih, kenshi, maupun orang tua kenshi se-daratan Flores Lembata, sehingga pertandingan ini dapat dilaksanakan,” ujar Yeni saat pembukaan kegiatan Kejurdo Kempo di aula GOR Kabupaten Manggarai, Jumat (15/12/2017).

Dia mengaku, sebanyak 22 dojo yang tersebar di daratan Flores-Lembata yang dilibatkan dalam Kejurdo tersebut. Selanjutnya, sebanyak 721 orang yang diikutsertakan. Perinciannya, sebanyak 495 kenshi laki-laki, 226 orang kenshi perempuan, offisial sebanyak 24 orang, dan wasit sebanyak 21 orang.

Yeni menambahkan, total biaya yang dikeluarkan untuk mendukung Kejurdo itu sebanyak Rp 98.560.000. Dana bersumber dari bantuan Bupati Manggarai Deno Kamelus sebesar Rp 25.000.000, bantuan Ketua Permasalahan dan Perkembangan Kempo NTT Yeni Veronika sebanyak Rp 63.560.000, dan bantuan dari sponsor sebesar Rp 10.000.000.

Para atlet kempo saat Kejurdo se-daratan Flores Lembata di aula GOR, Jumat, 15 Desember 2017 (Foto: Adrianus Aba/ Vox NTT)

Ketua Umum Perkemi NTT, Esthon Foenay dalam sambutannya mengatakan, Kejurdo kempo se-daratan Flores Lembata tersebut merupakan kebanggaan bagi kenshi di provinsi itu.

Menurut dia, kegiatan tersebut tentu saja dalam rangka mempertahan prestasi kempo di NTT ke depan, baik di level Nasional maupun Internasional.

“Rahasia kesuksesan kempo yaitu terus menerus berlatih dan bertanding dengan jiwa ksatria,” kata Esthon.

Di balik Kejurdo se-daratan Flores Lembata itu, dia berharap agar para kenshi bisa mempererat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kekerabatan. Selain itu, bisa menjaring atlet muda potensial pada event Nasional maupun Internasional ke depannya.

Sementara itu, Bupati Manggarai Deno Kamelus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Perkemi yang tidak pernah berhenti berproses. Dia percaya bahwa di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat (men sana in corpore sano).

Menurut Deno, kempo adalah salah satu cabang olahraga yang menjadi andalan Provinsi NTT. Sebab cabang olahraga ini telah meraih prestasi, tidak saja di tingkat Nasional tetapi juga di level Internasional.

Dia menyebut, pada tahun 2017 ini kempo NTT telah meraih sebuah torehan gemilang saat ikut dalam kejuaraan shorinji kempo Internasional di Stadion San Mateo, California, Amerika Serikat.

Baca:  Kejuaraan Kempo Dunia, NTT Sabet Tiga Medali Emas

“Bulan Juli tahun 2017 silam, atlet kempo NTT berhasil meraih tiga emas, satu perak, dan dua perunggu,” kata Deno.

Atas sejumlah prestasi tersebut, kata dia, sudah semestinya pemerintah memberikan perhatian pada bidang olahraga melalui berbagai bentuk dukungan. Itu terutama dana, fasilitas penyelenggaraan kegiatan, dan lain-lain, selama itu dimungkinkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleIni Kronologis Pemukulan Aktivis GmnI Kupang oleh Oknum Polisi
Next Article Ditanya Soal Status Hukum Aldo, Polda NTT Bungkam

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.