Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ditanya Soal Status Hukum Aldo, Polda NTT Bungkam
NTT NEWS

Ditanya Soal Status Hukum Aldo, Polda NTT Bungkam

By Redaksi15 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast, SIK (Foto: kupang.tribunnews.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Polda NTT bungkam saat ditanya terkait status hukum Mantan Kasat Reskrim Polres Manggarai, Aldo Febrianto setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Propam, Senin (11/12/2017).

VoxNtt.com sudah berkali-kali menghubungi Kabid Humas Polda NTT, Jules Abraham Abast, namun hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi.

Padahal sebelumnya, Abast sangat responsif begitu ditanya seputar hal itu. Bahkan, Mantan Kapolres Manggarai Barat it sebelumnya sudah membenarkan OTT atas Aldo Febrianto dengan menyita barang bukti uang.

Bungkamnya Polda NTT itu mendapat sorotan tajam dari Kordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Salestinus.

“Dari rangkaian informasi OTT yang dilakukan Propam Polda NTT, nampak jelas sikap lunak Propam Polda NTT terhadap Aldo Febrianto, antara lain belum adanya tindakan kepolisian terhadap Aldo Febrianto, kecuali uang yang diduga suap diamankan sebagai barang bukti,” katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (12/12/2017) lalu.

“Belum adanya pengembangan penyidikan terhadap pelaku lain, memberi kesan pembiaran dan sekaligus kesempatan kepada Aldo Febrianto berkolaborasi dengan pihak yang diduga sebagai pemberi suap untuk membangun skenario menghilangkan jejak dan barang bukti lainnya,” tambahnya.

Seharusnya, kata Salestinus, dalam waktu 1 x 24 jam pelaku yang di OTT langsung diberi status tersangka dan ditahan disertai pengembangan kasus berupa tindakan penggeledahan di sejumlah tempat.

“Selain melakukan penggeledahan, barang bukti juga disita disertai dengan penangkapan terhadap pelaku lain sebagai hasil pengembangan kasus,” ujarnya.

Lebih lanjut, advokat Peradi itu mengatakan, OTT Tim Propam Polda NTT, selain menuai kejanggalan juga berbeda dengan standar OTT yang diterapkan KPK dan Bareskrim Mabes Polri.

“Dimana ketika pelaku di OTT maka setidak-tidaknya pihak pemberi suap atau yang dipungli ikut diamankan karena sama-sama terlibat dalam suatu tindak pidana atau kejahatan korupsi,” tegasnya.

Oleh karena itu, dia mendesak Propam Mabes Polri segera mengambil alih penyidikan kasus tersebut dan terhadap Kapolres Manggarai wajib dimintai pertanggungjawaban pidana.
Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleKejuaran Kempo Se-Flores Lembata Libatkan 22 Dojo
Next Article Gubernur NTT Perintahkan Bupati Elias Selesaikan Kasus Natabadha

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.