Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Bandara Internasional Komodo Bakal Dikelola Pihak Asing
Ekbis

Bandara Internasional Komodo Bakal Dikelola Pihak Asing

By Redaksi23 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menhub Budi saat memantau pelabuhan Marina (Foto: Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT – Sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi bisnis yang besar, Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur mendapat perhatian lebih dari pemerintah Indonesia.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengisyarakatkan Bandara Internasional Komodo akan dikelola pihak asing.

“Nanti kita tender. Belum tentu Angkasa Pura. Bisa yang lain. Ada dari Australia, India, Singapura, dan Jepang. Tapi tidak dijual yah,” beber Budi pada kunjungannya di Labuan Bajo, Jumat, 22 Desember 2017.

Ia menuturkan, dalam rencana pihaknya akan melakukan upaya investasi berupa kerja sama tanpa menjual aset Bandara Internasional Komodo.

“Dilihat dari frame yang besar, negara kita sekarang mendapat predikat negara yang diminati untuk berinvestasi. Pertumbuhan kita relatif bagus, inflasi relatif rendah. Jadi memungkinkan kita melakukan satu upaya investasi. Investasi yang akan kita lakukan adalah melakukan kerjasama. Kerja sama tanpa melepas aset,” terang dia di Pelabuhan PELNI Labuan Bajo, Jumat, 22 Desember 2017.

Ia melanjutkan, Labuan Bajo memiliki dua potensi investasi yakni pelabuhan Marina yang sudah berjasama dengan BUMN dan ASDP dan Bandara Internasional Komodo.

Menurutnya, selama ini sudah banyak yang berminat namun pemerintah Indonesia bertekad tidak menjual aset tersebut.

“Kita kerjasama saja. Supaya kita bisa investasi, supaya kita bisa mengundang wisatawan darimana-mana. Dan kita tau labuan bajo luar biasa, indah sekali, orangnya ramah, dan makanannya enak,” tutup Budi. (IB/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleLebu Raya Angkat Suara
Next Article Jalan Rusak Menuju Necak, Maut Bagi Warga

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.