Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sampah Bertumpukan, Jalan Pasar Mbongawani Ende Macet
Regional NTT

Sampah Bertumpukan, Jalan Pasar Mbongawani Ende Macet

By Redaksi27 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tumpukan sampah hingga memakan badan jalan di Komplek Pasar Mbongawani Ende. Kondisi ini membuat arus transportasi terhambat (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Tumpukan sampah kembali terlihat di jalur masuk Pasar Mbongawani, Kabupaten Ende, NTT pada Selasa, (26/12/2017) siang. Kondisi ini membuat arus transportasi pada area itu macet.

Seorang pengendara sepeda motor yang ditemui VoxNtt.com tampak kesal dengan tumpukan sampah tersebut. Menurut dia, sampah yang bertumpuk persis di badan jalan itu sudah berhari-hari tidak diangkut petugas.

“Ini (sampah) sudah berhari-hari. Tidak tahu kenapa tidak diangkut. Bikin macet saja,” katanya yang diakui bernama Bram.

Selain sampah, sebut Bram, kemacetan juga disebabkan parkiran kendaraan ojek yang tak tertata baik. Pada sisi kiri maupun sisi kanan jalan dijadikan tempat parkir para tukang ojek.

“Jalan sudah sempit tapi masih parkir disini. Kalau bisa dinas-dinas terkait tertibkan tukang ojek. Bersihkan sampah dan tertibkan mereka (tukang ojek, red) yang ada di depan toko,” tambah dia.

Pantauan VoxNtt.com, tumpukan sampah tersebut dominan berasal dari sampah para pedagang Pasar Mbongawani. Sebagian lainnya merupakan sampah rumah tangga yang juga menumpuk di badan jalan itu.

Kendaraan roda dua hingga roda empat harus mengantri hingga berjam-jam. Diperkirakan panjang antrian berkisar 50 meter sampai 100 meter hingga di kawasan pasar ikan.

Tidak ada petugas baik dari Dinas Kebersihan dan Dinas Perhubungan yang membersihkan dan mengatur jalur jalan tersebut.

 

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticlePengerjaan Jembatan Wae Wake Mangkrak
Next Article WNA Asal Swedia Hilang di Perairan Taman Nasional Komodo

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.