Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Longsor di Kalamada, Arus Lalin Ruteng-Labuan Bajo Terhenti
NTT NEWS

Longsor di Kalamada, Arus Lalin Ruteng-Labuan Bajo Terhenti

By Redaksi7 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sbuah track sedang berusaha melwati jalur yang terputus melalui jalan alternatif. (Foto: Rian Tiarno)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Ruas jalan, jalur utama yang  menghubungkan Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat sempat terputus akibat longsor Minggu (07/01/2018) dini hari di daerah Kalamada, Desa Cireng, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai.

Pantauan media ini, longsor tersebut berasal dari tebing pinggir jalan setinggi sekitar belasan meter hingga 20 meter dan panjang kira-kira 50 meter.

Akibatnya puluhan kendaraan baik roda empat maupun dua yang melintas di jalur Ruteng, Lembor dan Labuan Bajo itu sempat terhenti dengan antrian panjang.

Puluhan kendaraan sedang antri di jalur Longsor. (Foto: Rian Tiarno)

Guna mengantisipasi kebutuhan perjalanan yang mendesak, warga di sekitar lokasi bersama pengguna jalan bergotong royong menyisihkan bebatuan dan pepohonan yang menutup badan jalan.

Namun karena jumlah batunya banyak dan berat, tidak semuanya bisa disihkan. Sehingga upaya ini hanya dapat membantu kendaraan roda dua.

Sementara kendaraan roda empat diberikan jalan alternatif. Walaupun terlihat sulit dan sempit karena di sampingnya terhalang tebing, namun beberapa kendaraan terliha nekat.

Menurut  pengakuan Rinus (31), seorang warga di sekilar lokasi yang mengaku menyaksikan peristiwa tresebut, mengatakan,  Longsor terjadi secara bertahap, mulai sekitar pukul 05.00 Wita hingga menjelang siang sampai akhirnya menutup jalur utama yang menghubungkan dua kabupaten tersebut.

“Awal saya melihat sebagian kecil, tapi lama kelamaan besar,” tutur Rinus.

Kata Rinus, longsor tersebut diduga terjadi karea hujan lebat sejak beberapa hari sebelumnya. “Hujan beberapa hari ini sangat besar,” cetus Rinus.

Hingga berita ini diturunkan, masih terjadi kemacetan dan belum ada petugas yang terlihat di lokasi.

“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke kepala desa untuk menyampaikan ke pemerintah terkait. Semoga pemerintah bisa cepat tanggap dan akses ini bisa kembali normal,” kata seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya. (RT/BJ/VoN)

 

Kabupaten Manggarai
Previous ArticleAwas.com Hadir untuk Membangun Tanah Waso
Next Article Ini Penjelasan Ketua DPC Gerindra Sikka Terkait Kecenderungan Koalisi dengan PDIP

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.