Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Romo Rikar Jehaut Pimpin STIPAS Ruteng
KOMUNITAS

Romo Rikar Jehaut Pimpin STIPAS Ruteng

By Redaksi7 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Misa pelantikan dan serah terima jabatan ketua sekolah tinggi pastoral santo Sirilus Ruteng (Foto: Dok RD Benny Denar)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Ketua Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Ruteng-Manggarai diganti. Pergantian pimpinan sekolah tinggi pastoral itu ditandai dengan acara serah terima jabatan dari ketua lama, Romo Alfons Segar kepada ketua baru, Romo Rikardus Moses Jehaut di STIPAS Ruteng, Jumat (5/1/2018).

Sebelum serah terima, acara pergantian itu diawali dengan perayaan ekaristi yang diikuti oleh seluruh unsur civitas akademika STIPAS Ruteng dan perwakilan Yayasan SUKMA sebagai penyelenggara sekolah tinggi tersebut.

Romo Alfons diberhentikan secara hormat setelah menunaikan masa tugasnya selama kurang lebih 7 tahun.

Dalam sambutannya, Romo Alfons Segar meminta ketua baru agar dapat melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana yang ada di STIPAS Ruteng.

Menurut dia, hal itu perlu diperhatikan demi pengembangan STIPAS ke depan, agar pada saatnya sekolah tinggi itu dapat melaksanakan program magister sesuai harapan Dirjen Bimas Katolik.

Selain itu, pastor yang merangkap tugas sebagai Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng itu meminta agar Ketua STIPAS baru dapat meningkatkan mutu lulusan, baik secara akademis maupun keterampilan.

“Peningkatan keterampilan mahasiswa menjadi sangat penting sesuai tuntutan Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI),” tegasnya.

Sementara, Ketua STIPAS baru, Romo Rikardus Moses Jehaut menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pihak Keuskupan Ruteng dan Yayasan SUKMA untuk menjadi pimpinan di sekolah pastoral tersebut.

Bagi dia, jabatan apapun dalam konteks pastoral gereja adalah jabatan pelayanan bukan jabatan untuk memerintah. Sebagai jabatan pelayanan, kata Jehaut, maka yang dibutuhkan adalah pengabdian dan pengorbanan.

“Selanjutnya, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama bekerja keras guna mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan STIPAS Santo Sirilus Ruteng,” ujarnya.

Kontributor: Ano Parman
Editor: Irvan K

Manggarai
Previous ArticleAnggota PMKRI Ruteng Dipukul Polisi Diduga Tanpa Sebab
Next Article Tuyul Hadir di Desa Oeltua? Ini Pengakuan Pemilik Rumah

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.