Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sebulan Kini Berlalu, Status Aldo Febrianto Masih Buram
HEADLINE

Sebulan Kini Berlalu, Status Aldo Febrianto Masih Buram

By Redaksi12 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mantan Kasat Reskrim Polres Manggarai, Aldo Febrianto (Foto: Jhon Manasye/Media Indonesia).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– 11 Januari  2018, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Aldo Febrianto genap berumur satu bulan. Namun, dalam waktu selama itu, status hukum mantan Kasat Reskrim Polres Manggarai itu masih buram.

Lantas, publik pun bertanya-tanya: Apa apa dengan Polda NTT? Mengapa Polda NTT diam? Pertanyaan-pertanyaan tersebut  membuat kasus Aldo Febrianto semakin misterius.

VoxNtt.com sudah berulang kali menghubungi Kabid Humas Polda NTT, Julest Abraham Abast, tapi Mantan Kapolres Manggarai Barat itu memilih bungkam.

Tercatat, ada tiga pesan singkat yang sudah terkirim, yakni pada Kamis (14/12/2017) pukul 06.53, Selasa (26/12/2017) pukul 09.35 dan Sabtu (30/12/2017) pukul 16.28.

Ketiga pesan singkat tersebut pada intinya meminta penjelasan Polda NTT terkait status hukum Aldo Febrianto yang tertangkap tangan menerima uang 50 juta dari Direktur PT Manggarai Multi Investasi (MMI) Yus Mahu, Senin (11/12/2017) lalu.

Selain mengirimkan pesan singkat, VoxNtt.com juga sudah dua kali menelepon Kabid Humas Polda NTT itu. Telepon dilakukan pada Selasa (26/12/2017) pukul 19.15 dan pukul 19.17. Kedua panggilan itu terhubung tapi dialihkan.

Sikap Abast tergolong aneh. Disebut aneh karena sebelumnya dia sangat responsif, terutama pada saat memberi konfirmasi atas kebenaran informasi OTT itu.

“Iya benar kemarin ada OTT Tim Propam Polda NTT atas perintah bapak Kapolda dan Tim sudah berhasil melakukan OTT,” terang Abast saat itu.

Namun, begitu ditanya perihal perkembangan penyidikan dan status hukum Aldo Febrianto, Jules Abast memilih bungkam.

Kontributor: Ano Parman
Editor: Irvan K

Manggarai
Previous ArticleDi Ende, Ketua RT Daftar Calon Bupati 2018
Next Article Politik Identitas: Ancaman atau Peluang?

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.