Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kesadaran Warga Nagekeo untuk Vaksinasi Anjing Masih Rendah
Regional NTT

Kesadaran Warga Nagekeo untuk Vaksinasi Anjing Masih Rendah

By Redaksi18 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi rabies
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Kesadaran masyarakat Nagekeo untuk melakukan vaksinasi binatang peliharaan anjing dinilai masih rendah.

“Ada ribuan ekor anjing peliharaan di Nagekeo, hanya sedikit saja warga yang sadar akan vaksinasi hewan peliharaan itu. Petugas kita mau beri vaksin kadang mereka sumbunyi anjing takut disuntik anjingnya. Kalau disuntik dibilang anjing mati,” ujar Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, Gu Herman Petrus, Kamis (18/01/2018).

‎Herman mengatakan saat ini pihaknya telah dan sedang menjalankan vaksinasi anjing peliharaan di setiap desa-desa yang ada di Kabupaten Nagekeo.

Dia mengakui‎ bahwa masih ada kesulitan pendataan hewan untuk menjalani vaksinasi anti rabies.

“Kesadaran masyarakat masih rendah, padahal sampai saat ini belum ada obat rabies,” ujar Herman.

Herman mengimbau kepada masyarakat kabupaten Nagekeo agar tidak menganggap remeh bila ada anggota keluarga digigit anjing atau hewan lainnya. Sebab, rabies tidak langsung menyerang seketika waktu digigit, reaksinya akan terjadi di kemudian hari.

Karenanya dia meminta warga agar membawa hewan peliharaannya jika ada petugas yang menggelar vaksinasi.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleTiga Paslon Pilkada Ende Lolos Tes Kesehatan
Next Article Tahun 2017, di Nagekeo Ditemukan 6 Sampel Anjing Positif Rabies

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.