Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Nelayan Asal Alor Diduga Diterkam Buaya di Pantai Wini TTU
NTT NEWS

Nelayan Asal Alor Diduga Diterkam Buaya di Pantai Wini TTU

By Redaksi22 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi manusia diterkam buaya (Foto: Ist-)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Abia Sala Dopong, nelayan asal Kabupaten Alor diduga hilang diterkam buaya di Pantai Wini, Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten TTU pada Minggu, 21 Januari 2018 sekitar pukul 22.30 Wita.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, korban baru satu minggu datang ke Desa Humusu Wini dan menetap di RT 08, RW 01.

Hari Minggu kemarin tepatnya pukul 18.30 Wita, korban bersama rekannya Absalom Sangaji alias Karim berangkat dari rumah salah seorang kerabat atas nama Salmanear Dopong Abora untuk memanah ikan di Pantai Banuru.

Kemudian sekitar pukul 22.00 Wita, korban dan rekannya pindah ke Pantai Wini tepatnya di belakang gudang KCS dengan tujuan memanah ikan.

Usai memanah ikan sekitar kurang lebih setengah jam atau tepatnya pukul 22.30 Wita, korban dan rekannya langsung keluar menuju bibir pantai.

Naas saat belum mencapai bibir pantai, tiba-tiba muncul seekor buaya yang panjangnya kurang lebih 5 meter dan menerkam korban di lengan tangan sebelah kanan.

Sontak korban pun langsung berteriak.

Rekan korban yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya untuk menarik tangan kiri korba. Namun lantaran licin tangan terlepas dan buaya tersebut langsung menarik korban ke dalam laut.

Pihak Kepolisian Sektor Insana Utara yang mendengar informasi itu langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian. Pencarian korban di bawah pimpinan Kapolsek Insana Utara Ipda Warsito.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Insana Utara dengan dibantu oleh masyarakat masih terus melakukan pencarian.

Sementara itu, Kapolsek Insana Utara Ipda Warsito hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi lantaran saat dihubungi nomor HP-nya sedang tidak aktif.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleJelang Pilkada, Pemuda Katolik Nagekeo Ajak Masyarakat Jaga Keharmonisan
Next Article John Nahas: Banyak Pejabat di Matim Masuk Penjara karena Pemimpinya Tidak Becus

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.