Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»Wabup Djafar Bantah Isu Kenaikan Harga Sembako di Ende
Ekbis

Wabup Djafar Bantah Isu Kenaikan Harga Sembako di Ende

By Redaksi23 Januari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Harga besar Bengawan dan beras Mata Biru masih pada tataran tinggi di Kabupaten Ende, NTT (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Wakil Bupati Ende, Djafar Ahmad membantah beredarnya isu kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) di Ende. Menurutnya, harga sembako masih pada tataran normal.

Djafar menjelaskan, harga bahan makanan di Ende membaik seiring dengan lancarnya akses transportasi laut, darat dan udara.

Ia bahkan membanding harga sembako di wilayah Kabupaten Sikka.

“Kalau harga alat kendaraan di Maumere murah, ya karena ada kontainer. Kita juga ambil dari Maumere. Kalau harga bahan makanan, semen tidak mungkin (naik), coba dicek,” katanya kepada Wartawan di ruang kerjanya, Selasa siang (23/01/2018).

Djafar mengatakan, perputaran ekonomi di Ende dan Maumere sudah bersaing ketat. Bahkan, ia berkomitmen untuk menjaga kestabilan harga sembako dengan jaminan pelayanan akses transportasi laut yang lancar.

Ia mencurigai, isu kenaikan harga sembako yang beredar jelang pilkada merupakan strategi politik untuk melemahkan kinerja pemerintah.

“(Kenaikan harga sembako) berarti isu politik. Saya selalu cek penjual, harga naik atau tidak. Kalau naik, masalahnya dimana. Kan, kita selesaikan,” ucap Djafar.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleTarian Caci Warnai Ujian Praktik SMAN 2 Poco Ranaka
Next Article Kades Alas Utara Dilaporkan ke Kejari Belu

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.