Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Marsel Ahang: Banggar Pura-pura Tidak Tahu
HUKUM DAN KEAMANAN

Marsel Ahang: Banggar Pura-pura Tidak Tahu

By Redaksi28 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Surat Ketua DPRD Manggarai yang ditujukan kepada Ketua Tim Perumus Banggar APBD 2017
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Anggota DPRD Manggarai, Marsel Ahang mengktritisi pernyataan Anggota Tim Perumus Badan Anggaran (Banggar) APBD tahun 2017, Boni Burhanus.

Menurut Ahang, Boni Burhanus sebagai bagian dari Banggar APBD 2017 pasti mengetahui surat Ketua DPRD Manggarai perihal inkonsistensi dokumen penetapan APBD dengan penjabarannya.

Namun, lanjut Ahang, ketika soal inkonsistensi itu diketahui publik, Boni Burhanus dan Banggar secara kelembagaan berpura-pura tidak mengetahui surat tersebut.

“Pada prinsipnya jika para penyidik mengusut tuntas kasus inkonsistensi ini secara materil benar bahwa ini terjadi mafia anggaran dan surat dari Ketua DPRD, Kornelis Madur yang ditujukan ke tim banggar itu benar. Hanya banggar pura pura tidak tahu,” katanya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (27/1/2018).

“Dan saya menilai Boni Burhanus telah gagal paham dalam menanggapi surat tersebut dan sangat bodoh,” tambahnya.

Dia mengatakan jika merujuk pada logika anggota tim perumus Banggar itu, maka surat dari Ketua DPRD Manggarai yang juga merupakan rekan separtai Boni Burhanus adalah palsu.

Baca: Dilaporkan ke KPK, Ini Tanggapan Banggar DPRD Manggarai

“Berarti saya menilai surat bernomor 17 /DPRD/32/11/2017 dengan perihal data inkonsistensi antara dokumen penetapan APBD 2017 dengan buku penjabaran APBD 2017 adalah surat palsu dari Kornelis Madur selaku ketua DPRD yang tujuanya ke ketua badan perumus anggaran APBD 2017 dan tembusaan ke Pimpinan DPRD,” ujarnya.

Sebab itu, dia berharap KPK dapat menggunakan surat Ketua DPRD Manggarai itu sebagai salah satu bukti otentik dalam pengusutan dugaan mafia anggaran tersebut.

“Harapan saya pihak KPK mengusut tuntas mafia anggaran ini. Bukti petunjuk berupa surat dari ketua DPRD ini adalah bagian dari bukti autentik,” imbuhnya.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, Ketua DPRD Manggarai, Kornelis Madur belum bisa dikonfirmasi.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleFormasmur Minta Lanjutkan Pembangunan Limpasan di Wae Musur
Next Article Terkait Surat Ketua DPRD Manggarai, Banggar: Kami Tidak Tahu

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.