Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Maju Pilkada Matim, Paket Merpati Gelar Ritus Wuat Wa’i di Rokat Kota Komba
NTT NEWS

Maju Pilkada Matim, Paket Merpati Gelar Ritus Wuat Wa’i di Rokat Kota Komba

By Redaksi30 Januari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keluarga dekat Paket Merpati sedang mengikuti ritus adat wuat wa'i di Kampung Rokat
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Pasangan Marselis Sarimin dan Paskalis Sirajudin (Paket Merpati), bakal calon bupati dan wakil bupati Manggarai Timur (Matim) menggelar ritus adat perutusan (wuat wa’i) di Kampung Rokat, Desa Golo Ndele, Kecamatan Kota Komba, Selasa (30/01/2018) malam.

Koordinator Koalisi untuk Rakyat, Dami Arsam mengatakan, Paket Merpati sengaja menggelar wuat wa’i di Rokat, karena di kampung itu sebagian anak rona dan keluarga dekat Marselis Sarimin.

‘Anak rona’ dalam budaya Manggarai adalah pihak yang memberi anak gadis atau keluarga dari pihak perempuan yang menikah.

“Di kampung Rokat terdiri dari keluarga dekatnya Pa Marselis,” kata Dami saat dihubungi VoxNtt.com, Selasa malam.

Politisi Demokrat itu menjelaskan, ritus wuat wa’i itu dilakukan untuk meminta restu leluhur dan dijauhi dari kendala dan rintangan dalam Pilkada Matim.

Berharap Paket Merpati selalu dituntun Tuhan lewat perantaraan leluhur demi mencapai cita-cita bersama masyarakat Matim.

“Ada sebagian ‘anak rona’, sebagian besar ase kae (keluarga) dekat yang memiliki hubungan darah,” jelas Dami saat ditanya peserta yang hadir dalam acara wuat wa’i tersebut.

Dami berpesan kepada para pendukung agar tetap setia memilih Paket Merpati, kendati digoncang dengan dinamika politik lokal di Matim.

“Pendukung Merpati harus tetap santun dan cerdas dalam berpolitik. Kita semua adalah Merpati dan Merpati adalah kita,” tukas Dami.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticlePemda TTU Alokasikan Rp 70 juta untuk Budidaya Ikan Air Tawar
Next Article Koalisi Kebhinekaan TTS Janji 100.000 Suara untuk Harmoni

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.