Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Jelang Pilgub NTT, Belum Ada Titik Rawan Konflik di TTU
Pilkada

Jelang Pilgub NTT, Belum Ada Titik Rawan Konflik di TTU

By Redaksi1 Februari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto,SH,SIK,MH
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur NTT  yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018  semakin dekat. Untuk mengantisipasi terjadinya konflik, Kepolisian Resort TTU melakukan pemantauan titik-titik rawan konflik di kabupaten itu.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat diwawancarai VoxNtt.com di Mapolres TTU, Kamis (01/02/2018) menjelaskan hasil pantauan pihaknya belum ada wilayah di kabupaten itu yang teridentifikasi rawan konflik.

Namun untuk wilayah kecamatan yang menjadi basis dari partai politik tertentu, Rishian mengaku pihaknya tetap melakukan pengamanan dan pemantauan secara ketat di wilayah-wilayah tersebut.

“Sejauh ini belum ada wilayah atau titik tertentu yang teridentifikasi rawan konflik saat pilgub nanti, tapi untuk beberapa kecamatan yang menjadi basis dari parpol tertentu kita tetap lakukan pemantauan dan pengamanan secara ketat” tegas Rishian.

Guna mengamankan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut, pihak kepolisian resort TTU akan menurunkan 2/3 dari jumlah anggotanya.

“Berdasarkan hasil pantauan kita di lapangan terkait tingkat kerawanan saat pilgub nanti maka jumlah anggota yang kita turunkan totalnya 2/3 dari jumlah anggota kita, nanti ditambah dengan personil dari instansi sampingan dari TNI dan juga pemda” jelas Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto saat diwawancarai VoxNtt.com di Mapolres TTU, Kamis (01/02/2018).

 

Penulis: Eman Tabean

Editor: Irvan K

TTU
Previous ArticleWaspada Rentenir Berkedok Koperasi di Matim!
Next Article Paket Cabup-Wabup TTS, Tahun-Konay Temui Ketua DPC Hanura

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Muscab, Yosef Hasmi Dorong Kader Kuasai Ruang Digital

30 Mei 2026

Bawaslu Manggarai Gandeng Mahasiswa Konsolidasi Demokrasi di Tengah Ancaman Politik Uang dan Hoaks

28 Mei 2026

DPW PKB NTT Umumkan Enam Calon Ketua DPC PKB Manggarai Barat

28 April 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.