Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Penyidikan Dugaan Korupsi Rastra Desa Waling Menampar Muka Kapolri
NTT NEWS

Penyidikan Dugaan Korupsi Rastra Desa Waling Menampar Muka Kapolri

By Redaksi6 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: Solos Pos)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT– Belum tuntasnya penyidikan kasus dugaan korupsi beras sejahtera (Rastra) Desa Waling, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur menunjukan reformasi di tubuh Polri belum berjalan maksimal.

Padahal, Kapolri Tito Karnavian dalam programnya, paling pertama adalah memantapkan reformasi di tubuh Polri.

“Dengan belum tuntasnya kasus dugaan korupsi raskin di Waling justru program Kapolri hanya omong kosong belaka. Kasus raskin di Desa Waling seperti menampar muka Kapolri sendiri,” kata praktisi hukum yang juga sebagai anggota Presidium Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (Iska), Edi Hardum kepada VoxNtt.com, Minggu (4/1/2018).

Edi menyayangkan, kepala desa yang diduga terlibat dalam kasus itu justru dibiarkan berkeliaran tanpa ada proses hukum yang jelas.

Karena itu, dia mendesak Kapolri segera memerintahkan Kapolda NTT, Raja Erizman agar mendesak Kapolres Manggarai yang baru dapat menuntaskan penyidikan kasus tersebut.

“Kasus ini bagaikan mayat yang membusuk di Polres Manggarai yang menyengat seluruh NTT dan Indonesia umumnya,” katanya.

Menurut dia, Kapolri jangan percaya begitu saja laporan dari anak buah.

“Pak Kapolri coba diam-diam investigasi kasus ini. Sepertinya terduga pelaku ada permainan dengan oknum di Polres Manggarai,” pungkas Edi.

Dia menegaskan, belum tuntaskan penyidikan kasus tersebut merupakan salah satu kegagalan Kapolres Manggarai sebelumnya yakni Marselis Sarimin.

“Namun, kegagalan ini bisa diselesaikan Kapolres Manggarai yang sekarang,” imbuhnya.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

 

Manggarai
Previous ArticleDiduga Karena Bom, Warga Ramai Pungut Ikan di Pantai Puumbara
Next Article BPBD Mabar Diminta Urus Longsor di Wae Ara Lembor

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.