Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»LHP Kepala SDI Wae Paci Sudah Diserahkan ke Dinas PK Matim
Regional NTT

LHP Kepala SDI Wae Paci Sudah Diserahkan ke Dinas PK Matim

By Redaksi7 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur (Ist.)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Inspektorat sudah menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dugaan penyelewengan dan pungutan liar (pungli) dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2015 dan 2016 oleh Kepsek SDI Wae Paci, Mateus Nabu.

LHP itu sudah diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur (PK Matim).

“LHP, kami sudah terbit dan sudah disampakan ke Dinas Pendidikan. Tindak lanjutnya jangan tanya inspektorat. Tetapi tanya di dinas P dan K. Kami juga baru dapat surat dari Tipikor minta LHP SDI Wae Paci dan besok kami antar ke Tipikor,” jelas Kepala Inspektorat, Mikael Kenjuru kepada VoxNtt melalui pesan singkatnya, Senin (05/02/2018).

Sementara itu, koordinator orangtua murid SDI Wae Paci, Beni Djau menyatakan, pihaknya masih menunggu kelanjutan dan penyelesaian dari persoalan dugaan penyelewengan dana PIP oleh Kepsek Mateus Nabu tersebut.

Kata dia, selama ini orangtua murid SDI Wae Paci bingung karena persoalannya tidak kunjung selesai.

“Itu hari sudah ada surat pernyataan bahwa dalam 60 hari setelah rapat dengan orangtua siswa, Kepsek siap mengembalikan dana itu. Tetapi sampai hari ini, hilang tanpa berita,” ujar Beni kepada VoxNtt melalui telepon, Rabu.

Dia menduga ada kongkalikong antara Dinas PK Matim dengan Kepsek Mateus Nabu.

Karena itu, Beni mendesak Dinas PK Matim untuk segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Atau tunggu kami demo ke dinas baru ada upaya penyelesaian terhadap soal ini. Kami minta secepatnya soal ini diselesaikan agar konflik tidak berkepanjangan di SDI Wae Paci,” ujar Beni.

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous Article4000 Anggota Tim Siap Deklarasikan “Harmoni” di TTS
Next Article Warga Air Panas Flotim Keluhkan Dampak Limbah Pabrik Ikan

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.