Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ruang Tunggu Kapal Feri Marapokot Jadi Tempat Simpan Pakan Ayam
Regional NTT

Ruang Tunggu Kapal Feri Marapokot Jadi Tempat Simpan Pakan Ayam

By Redaksi9 Februari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pakan ayam milik Kristo Meo penuh sesak di ruang tunggu kapal feri Pelabuhan Marapokot‎ (Gambar diambil pada Jumat, 9 Februari 2018)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Ruang tunggu penumpang kapal feri di Pelabuhan Marapokot Kabupaten Nagekeo dialihfungsikan menjadi tempat penyimpanan pakan ayam.

Pakan ayam itu milik salah satu oknum pegawai‎ di Dinas Perhubungan Kabupaten Nagekeo.

Disaksikan VoxNtt.com, Jumat (09/02/2018), ruang tunggu peyebrangan antar pulau digunakan bagi penumpang untuk beristirahat sejenak menunggu kedatangan kapal, kini penuh sesak dengan pakan ayam.

Sehingga pada Jumat itu, penumpang kapal feri tujuan Marapkot-Sulawesi terpaksa duduk berjejer di luar ruang tunggu.

Bukan hanya penuh sesak, aroma tak sedap pakan ayam membuat penumpang tidak nyaman. Baunya sangat menyengat.

Kristo Meo salah satu pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Nagekeo sebagai pemilik pakan ayam yang tampung di ruang tunggu Pelabuhan Marapokot mengakui hal itu.

“Ia itu saya punya pak,” aku Kristo ketika dihubungi Voxntt.com melalui ponselnya, Jumat.

Menurutnya, pakan ayam miliknya terpaksa ditumpuk di ruang tunggu Pelabuhan Marapokot karena ada peraturan daerah Nagekeo.

“Sebelum saya simpan barang saya, saya sudah koordinasi‎ dengan kepala Dinas Perhubungan. Kebetulan kosong saya sewakan. Sehingga uang untuk PAD Kabupaten Nagekeo,” kata Kristo.

Menurutnya, pakan ayam itu disimpan sementara. Hari ini atau besok sudah bisa dimuat.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleKadis PK Matim Sebut Pernyataan Presidium MNPK Konyol
Next Article Hasil Verifikasi Faktual KPUD TTS, Dua Parpol Terancam Tidak Ikut Pemilu 2019

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.