Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Meski Vital, Jembatan di Ruas Reo-Buntal Belum Diperbaiki
NTT NEWS

Meski Vital, Jembatan di Ruas Reo-Buntal Belum Diperbaiki

By Redaksi12 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jembatan di dekat pekuburan Tumbak, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) ambruk sekitar tahun 2016 lalu (Foto: Pos Kupang)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-  Jembatan di dekat pekuburan Tumbak, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) ambruk sekitar tahun 2016 lalu.

Jembatan yang menghubungkan jalan strategis nasional di pantai utara (pantura) Matim itu sangat vital bagi masyarakat.

Kendati vital, namun hingga kini tampak dibiarkan tanpa ada perbaikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT melalui balai perwakilan NTT di Kupang.

Padahal, sudah dua tahun jembatan di dekat pekuburan Tumbak ambruk setelah hujan lebat melanda wilayah itu.

Politisi NasDem Matim, Bernadus Daguk membenarkan jembatan berukuran 7×10 meter tersebut hingga belum diperbaiki.

Akibatnya, akses transportasi di atas ruas strategis nasional tersebut terganggu. Kendaraan terpaksa harus ekstra hati-hati saat melintasi di jalan yang dibuat warga sisi jembatan.

Nadus mengaku, warga pengguna ruas jalan pantura Reo-Buntal sangat mengharapkan agar jembatan tersebut segera diperbaiki di tahun 2018 ini.

“Rafael Hame, warga Kampung Mbijar, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda  meminta agar tahun 2018 ini jembatan di dekat pekuburan Tumbak segera diperbaiki,” katanya kepada VoxNtt.com, Senin sore (12/02/2018).

Anggota DPRD Matim, Ustad Jemain juga mengaku hingga kini jembatan di dekat pekuburan warga Kampung Tumbak belum diperbaiki.

Tak hanya jembatan kata dia, tebing sisi jalan juga terkikis akibat banjir.

Dikatakannya, jalur pantura tersebut sangat dibutuhkan masyarakat pengguna jalan.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticlePolres Belu Lumpuhkan Tiga Penyusup di Tengah Massa Aksi
Next Article Meski MS Jadi Tersangka, PDIP Tetap Kerja Menangkan Marhaen

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.