Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Lima Paslon Pilkada Matim Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Pilkada

Lima Paslon Pilkada Matim Gelar Deklarasi Kampanye Damai

By Redaksi15 Februari 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lima Paslon Pemilukada saat menggelar deklarasi damai di Aula Kevikepan Borong
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Lima pasangan calon (Paslon) pemilihan bupati dan wakil bupati Manggarai Timur (Matim) menggelar deklarasi kampanye damai di aula Kevikepan Borong, Kamis (15/02/2018).

Kegiatan itu diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Matim.

Ketua KPU Kabupaten Matim, Ambrosius Arifine dalam sambutannya mengatakan,
deklarasi kampanye Pilkada damai bukanlah agenda sesaat dan seremonial belaka. Tetapi harus dimaknai secara utuh.

Deklarasi ini merupakan pernyataan moril calon dan tim kampanye sebagai duta demokrasi di seluruh antero Matim.

Arifine menegaskan, Pilkada Matim 2018 tidak boleh dicederai. Tanpa ada pertikaian dan permusuhan antara sesama kita.

“Mari ciptakan Pilkada yang berintegritas, damai, aman, dan tertib,” ujar Arifine.

Sementara itu, Bupati Matim Yosef Tote yang diwakili Sekda, Mateus Ola Beda dalam sambutannya berharap Pilkada 2018 menjadi politik yang beretika demi kebaikan bersama.

Dia mengatakan, pola kampanye hitam dan pergerakan uang dalam Pilkada hanya akan mencoreng proses demokrasi dalam mencari pemimpin.

Politik perlu kegembiraan, tidak perlu mengancam apalagi menggunakan kekerasan fisik maupun ujaran kebencian.

“Masyarakat perlu kegembiraan, jangan dihasut untuk saling ancam mengancam, saling menyerang dan ujaran yang tidak patut,” tegas Ola Beda.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleAksi Demonstrasi, 21 Mahasiswa Asal NTT di Makassar Mendekam di Penjara
Next Article KPK Memburu Koruptor

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.