Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Catat! Tahun Ini Marsel-Djafar Naikkan Gaji Guru Honor dan Bidan
Pilkada

Catat! Tahun Ini Marsel-Djafar Naikkan Gaji Guru Honor dan Bidan

By Redaksi17 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pasangan Marselinus Petu-Djafar Achmad sedang kampanye perdana terbatas di Desa Sanggaroro, Kecamatan Nangapanda pada Jumat 17 Februari 2018 (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Tahun ini, kabar gembira datang dari paslon Marsel Petu-Djafar Ahmad khusus bagi honorer baik tenaga pendidikan maupun tenaga kesehatan (bidan dan perawat).

Calon incumbent ini secara tegas untuk menaikkan upah honorer dari Rp 200 ribu menjadi Rp 1,5 juta setiap bulan.

Marsel Petu menyatakan ini dalam kampanye perdana terbatas di Desa Sanggaroro, Kecamatan Nangapanda, Jumat malam.

Kenaikan upah guru honor, kata Marsel, sebagai strategi untuk mewujudkan karakter pendidikan di Kabupaten Ende.

Menurutnya, upah tenaga guru honorer Rp 200 ribu per bulan tidak sepadan dengan kinerja seorang guru. Sehingga, karakter pendidikan tidak dibentuk secara maksimal.

“Saya akan mewujudnya karakter pendidikan membangun sumber daya manusia. Kalau sekolah tinggi harus bersikap arif bijaksana. Sehingga karakter itulah dapat dibentuk,”ucap Marsel.

“Saya mau membiayai guru yang dibiayai komite. Yah, biayanya dari APBD, satu orang jadi 1,5 juta per bulan,”katanya disambut tepuk tangan masyarakat yang memadati gubuk itu.

Hal serupa juga bagi tenaga kesehatan khusus bidan dan perawat yang menerima gaji kecil. Tenaga medis ini akan dinaikkan upah sebesar Rp 1,5 juta per bulan.

Namun diharapkan agar para medis menjaga kualitas pelayanan kesehatan.

“Sarana dan prasarana kita terus bangun, apalagi sekarang dengan dana desa. Yang paling penting adalah pelayanan. Layani dengan senyum. Kita sangat butuh kualitas pelayanan,”tegas mantan Ketua DPRD ini.

Dengan itu ditegaskan kepada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleKeluarga di Kota Komba Diajak Dukung Paket Merpati
Next Article Rencana Polres TTU Bangun Pos di BTN Picu Pro dan Kontra

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.