Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Marsel Petu: Jadilah Petani yang Sarjana
Pilkada

Marsel Petu: Jadilah Petani yang Sarjana

By Redaksi2 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Calon bupati Kabupaten Ende, Marselinus Y.W. Petu sedang mengacungkan dua jari sebagaimana nomor urut bersama pasangannya H. Djafar Achmad dalam kampanye di Sokoria beberapa waktu lalu (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Calon bupati Kabupaten Ende, NTT, Marselinus Y.W.Petu melakukan blusukan di Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria, Jumat pagi. Blusukan mantan Ketua DPRD ini bertujuan untuk mendengar keluhan masyarakat selama masa jabatannya sebagai Bupati Ende yang baru berjalan selama 3 tahun 10 bulan ini.

Pada umumnya, sejumlah warga meminta agar calon incumbent ini memperhatikan bencana banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan di wilayah setempat. Mereka meminta untuk membuat saluran pembuangan.

Politisi Partai Golkar ini pun merespon baik atas permintaan sejumlah masyarakat.

Namun, salah satu masalah yang menjadi perbincangan khusus adalah soal pengangguran khususnya untuk para sarjana. Warga berharap agar pemerintah dapat membuka lapangan kerja terhadap lulusan sarjana.

Menanggapi itu, bupati yang sedang menjabat ini mendorong agar, para sarjana mesti dapat menciptakan lapangan kerja untuk kemudian membawa perubahan di lingkungan masyarakat. Para sarjana harus menjadi petani yang modern sesuai dengan cara pandang seorang sarjana.

“Orang tua sudah membiayai menjadi sarjana. Orang tua juga harus dituntut untuk mencari pekerjaan. Pemikiran ini yang harus dirubah. Jadilah petani yang sarjana,” ucap Marsel.

Ia menjelaskan, orang tua mesti secara dini untuk memberi motivasi terhadap anak agar tidak berorientasi sebagai pegawai negeri sipil. Anak harus dididik agar bisa membuat kehidupan lebih bermanfaat.

“Kalau dari kecil bilang nanti jadi PNS, nah, ini yang harus kita ubah. Motivasi anak itu sangat penting, sehingga anak bisa mengetahui apa manfaat kehidupan ini,” kata Marsel.

“Yang sarjana harus berpikir, apa yang harus buat untuk keluarga dan masyarakat. Semua pekerjaan itu pada intinya untuk mendapatkan penghasilan, dapat uang. Tidak saja PNS kan. Tidak setiap hari hanya berpikir menjadi PNS saja. Nah, cara pikir begini harus dirubah. Kalau mau jadi petani, jadilah petani yang sarjana,” ucap politisi asal Boafeo ini.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleProyek Irigasi Mata Ana Diduga Dikerjakan Asal Jadi
Next Article TPDI Kecewa dengan Kinerja Kompolnas

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.