Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Prihatin Sampah dalam Kota, Alumni SMAN 1 Ende Gelar Bersih-bersih
Regional NTT

Prihatin Sampah dalam Kota, Alumni SMAN 1 Ende Gelar Bersih-bersih

By Redaksi2 Maret 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Alumni Smansa Ende angkatan 35 sedang bersih sampah di Bandara Aroeboesman Ende (Foto: Doc. Alumni Smansa Ende)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Alumni SMA Negeri 1 (Smansa) Ende angkatan 35 gelar bersih-bersih sampah di seputaran Kota Ende, Jumat (02/03/2018).

Alumni Smansa yang dikoordinir Petrus Paulus Leo melakukan pembersihan sampah mulai dari Bandara Aroeboesman, Jalan Eltari, Jalan Wirajaya, Nuamuri, Jalan Banteng, Jalan Kelimutu dan berakhir di Monumen Pancasila.

Alasan mereka, karena tergugah dengan kondisi kota karena persoalan sampah yang selama ini belum diperhatikan serius.

Selain itu, mereka juga prihatin dengan sejumlah tumpukan sampah pada beberapa titik srategis dalam kota. Apalagi serakkan sampah pada setiap musim hujan.

Tujuan pembersihan sampah menurut alumni Smansa, adalah untuk menyadarkan masyarakat dalam kota terutama orang muda.

“Bahwa banyak kegiatan-kegiatan yang bisa kita lakukan, kegiatan yang bersifat sosial dan bermanfaat bagi banyak orang,” tulis mereka dalam rilis yang diterima media ini, Jumat sore.

Mereka berkomitmen bahwa kegiatan serupa akan terus dilanjutkan dan bahkan akan menggerakkan lebih banyak lagi. Mereka pun bekerja sama dengan komunitas relawan Bung Karno Ende.

“Tadi kita berhasil mengumpulkan 23 kantung kresek merah dan 4 karung besar sampah,” tulis mereka lagi.

Sedangkan anggaran yang mereka himpun berdasarkan patungan dari alumni Smansa baik yang berada di wilayah Ende maupun di luar.

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleTPDI Kecewa dengan Kinerja Kompolnas
Next Article Tersangka Baru Kasus PLTS Nagekeo Ternyata Bukan Empat Orang Saja

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.