Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Busana Adat Warnai Pelantikan 36 PPK di Manggarai
Pilkada

Busana Adat Warnai Pelantikan 36 PPK di Manggarai

By Redaksi12 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
36 anggota PPK di Manggarai mengenakan pakaian adat saat acara pelantikan di aula Efata Ruteng (Foto: Adrianus Aba/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Ada nuansa berbeda dalam pelantikan 36 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Manggarai, Senin (12/03/2018).

Pelantikan yang berlangsung di aula Efata Ruteng itu, ke-36 anggota PPK termasuk komisioner KPU mengenakan busana adat Manggarai.

Mereka mengenakan sapu (kain penutup kepala yang bermotif batik). Kemudian, anggota PPK ini mengenakan baju lengan panjang putih dan towe songke (kain songket).

Humas KPU Kabupaten Manggarai Apolonaris Rokefeler Soleman menjelaskan, busana adat mewarnai pelantikan ke-36 PPK tersebut merupakan bentuk penghargaan norma dan kearifan lokal.

Kendati dasar penyelenggaraan pemilu merupakan peraturan perundang-undangan yang berlaku universal di seluruh Indonesia, kata Apol, namun di balik kostum adat ini mau menggambarkan pelayanan PPK harus juga mempertimbangkan norma-norma yang berlaku di daerah Manggarai.

“Mereka (PPK) harus bekerja sesuai semangat kerja orang Manggarai dengan tetap menghargai norma-norma lokal,” jelas Apol kepada VoxNtt.com sebelum acara pelantikan.

Dia menambahkan, menghargai kearifan lokal dalam penyelenggaraan pemilu tidak berarti menegasikan regulasi yang berlaku universal seluruh Indonesia.

PPK yang mengenakan pakaian adat tersebut merupakan orang Manggarai yang dipercayakan oleh Negara sebagai penyelenggara pemilu di-12 kecamatan.

“Penyelenggara pemilu adalah representasi orang Manggarai,” jelas Apol.

Selain itu lanjut dia, konstum adat sengaja dikenakan hanya mau menggambarkan bahwa PPK yang dilantik ini bekerja untuk mengkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Terpisah, Wakil Bupati Manggarai Victor Madur dalam sambutannya menjelaskan, pakaian adat tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap budaya.

Kendati secara profesional anggota PPK bekerja dengan berpegang teguh pada aturan, namun tidak serta merta menghilangkan budaya Manggarai dalam tugas pelayanan.

Dalam pelaksanaan pemilu jelas Madur, anggota PPK wajib menggunakan pendekatan persuasif dan kekeluargaan sesuai budaya orang Manggarai.

“Jangan mentang-mentang sebagai anggota PPK lurus saja menerjemahkan aturan. Harus bersosialisasi tentang pemilu kepada masyarakat sesuai tata cara orang Manggarai dengan mengedepankan etika sopan santun,” katanya.

 

Penulis: Adrianus Aba

Kabupaten Manggarai
Previous ArticlePekan Ini, 3 Paket Peti Mati Kembali Dikirim dari Malaysia
Next Article Baru 3 Bulan Dikerjakan, Ruas Jalan Pantura Flotim Sudah Rusak

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.