Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pelindo III Ende Sebut Kehadiran Peti Kemas Meratus Dapat Membantu Ekonomi Masyarakat
NTT NEWS

Pelindo III Ende Sebut Kehadiran Peti Kemas Meratus Dapat Membantu Ekonomi Masyarakat

By Redaksi12 Maret 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aktivitas bongkar muat kontainer milik PT Meratus Line di Pelabuhan Ippi Ende (Foto: Doc. Pelindo III Ende)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Manager PT Pelindo III Cabang Ende, Hadi Sukamto, memastikan dua perusahan pelayaran bongkar muat peti kemas di Kabupaten Ende, Flores, berjalan normal. Perusahan tersebut yakni, PT Meratus Line dan PT Mentari Line.

Dua perusahan bongkar muat masing-masing ditempatkan di Pelabuhan Bung Karno untuk peti kemas Mentari dan Pelabuhan Ippi untuk peti kemas Meratus.

Ia menjelaskan, Meratus baru beroperasi sejak Februari 2018 dengan jumlah peti kemas kurang lebih 119 blok. Tahap pertama 23 blok dan tahap kedua sebanyak 96 blok.

“Perbulan nanti rata-rata tiga sampai empat kali bongkar muat. Bongkar sekitar 100 blok dan muat nanti 30 blok,” ucap Hadi di Ende, Senin siang (12/03/2018).

Pengoperasian peti kemas Meratus, kata dia, akan terus berjalan normal apabila produksi komoditi masyarakat meningkat. Begitu pula peti kemas Mentari yang sudah beraktivitas sebelumnya.

“Kita lihat dengan hasil perkebunan. Mente, kakao, kemiri. Nanti semua akan muat di sini,” katanya.

Soal kenyamanan bongkar muat, kata dia, dijamin aman dan memuaskan. Dengan ini maka semua akan berjalan normal.

“Rata-rata ke luar wilayah Ende. Ke Nagekeo, Bajawa, Riung, ada juga ke Maumere. Aktivitas nanti selama 24 jam,” kata Hadi.

Hadi juga menjelaskan, dengan beroperasinya kapal pengangkut kontainer milik Meratus dan Mentari, hal itu akan menghidupkan roda perekonomian serta meningkatnya angkatan kerja di wilayah pelabuhan.

“Yah, prospeknya bagus untuk pengiriman hasil bumi dan perdagangan lain. Banyak yang sudah berminat disini. Yah, tentu sangat membantu meningkat ekonomi masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, calon wakil bupati Kabupaten Ende, H. Djafar Haji Achmad, dalam orasi politik kampanye terbatas menjelaskan, Kota Ende akan dijadikan kota perdagangan. Hal ini mengingat dengan dukungan akses transportasi laut yang diperjuangnya selama masa kepemimpinan ia dan Bupati Marselinus Y. W. Petu.

“Jadi, kalau terpilih nanti, kami jadikan Ende yang selalu ada aktivitas (kota perdagangan). Kita juga bisa jadi kota transit karena semua akses perhubungan sudah kita perjuangkan. Tinggal kita lanjutkan dan tuntaskan,” ucap Djafar dalam kampanye perdana di Desa Sanggaroro, Kecamatan Nangapanda, Jumat (17/2/2018).

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticlePotensi Kemenangan Paket Merpati Sangat Tinggi
Next Article 3 Hari Menghilang, Pemuda di TTU Ditemukan Tewas

Related Posts

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.