Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»Di Nagekeo, THL Diduga Ikut Politik Praktis
Pilkada

Di Nagekeo, THL Diduga Ikut Politik Praktis

By Redaksi27 Maret 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
ASM (tanah panah warna pink) diduga ikut terlibat politik praktis dalam kampanye dialogis di Mauara, Kecamatan Keo Tengah belum lama ini (Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Salah satu Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagekeo berinisial ASM diduga ikut politik praktis Pilkada serentak 2018.

Selama ini ASM diduga jarang masuk kantor karena mengikuti kegiatan kampanye dialogis salah satu pasangan calon peserta Pilkada Nagekeo.

Padahal, sebelumnya Pjs. Bupati Nagekeo Kosmas D. Lana telah menegaskan, jika ada ASN dan THL yang terlibat dalam politik praktis akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Berdasarkan data yang dihimpun VoxNtt.com, Senin (26/03/2018), ASM adalah THL di Bagian Umum Setda Nagekeo.

Namanya ada dalam daftar hadir nomor 14 tidak pernah masuk kantor alias alpa.

Ia diduga tidak masuk kantor karena mengikuti kampanye diologis dari salah satu pasangan calon peserta Pilkada Nagekeo 2018.

Kepala Bagian Umum Ipin Fernandes ketika dikonfirmasi VoxNtt.com, Senin, enggan memberikan komentar terkait THL yang terlibat dalam politik praktis tersebut.

Ketua Panwaslu Kabupaten Nagekeo Yohanes Nanga ketika dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, berjanji akan menelusuri dan menindaklanjuti adanya keterlibatan THL tersebut.

Sementara itu, hingga berita ini dirilis ASM belum berhasil dikonfirmasi.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticlePasca Ratifikasi Konvensi PBB 1990, Kasus Kematian Pekerja Migran Indonesia asal NTT Meningkat
Next Article Tolak UU MD3, Cipayung Plus Kota Kupang Usung Keranda Mayat untuk DPR RI

Related Posts

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.