Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Soal Jalan Benteng Jawa-Golo Waso, Ini Tanggapan DPRD Matim
NTT NEWS

Soal Jalan Benteng Jawa-Golo Waso, Ini Tanggapan DPRD Matim

By Redaksi7 April 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kerusakan aspal jalan Benteng Jawa-Golo Waso, tepatnya di tikungan Wae Rangga (Foto: Adrianus Aba/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Anggota DPRD Manggarai Timur (Matim), Mensi Anam turut menyoroti kerusakan ruas jalan Benteng Jawa-Golo Waso.

Pasalnya, ruas itu terindikasi bermasalah sehingga perlu kiranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Matim segera mengambil sikap.

“Proyek ini terindikasi bermasalah. Pertanyaan intinya adalah mengapa tidak dilakukan Final Hand Over (FHO) atau serah terima akhir? Kok Dinas PUPR memilih diam? Ini harus dijelaskan oleh Dinas PUPR,” katanya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/4/2018).

“Apa langkah konkret Dinas PUPR terhadap kontraktor tersebut? Sekarang musim hujan hendak berakhir, kapan itu dikerjakan? Saran saya Dinas PUPR segera panggil kontraktor tersebut untuk tuntaskan semua tahapan pekerjaan fisik dan administrasinya,” tambahnya.

Lebih lanjut Ketua DPC Hanura itu juga mengingatkan bahwa jalur tersebut mempunyai mobilitas tinggi sehingga perlu segera diperhatikan.

“Saya ingatkan Dinas PUPR segera ambil sikap,” tegasnya.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, proyek pembangunan aspal jalan Benteng Jawa-Golo Waso, Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur kini sudah rusak.

Miris memang, sebab baru dikerjakan sekitar tahun 2016 lalu.

Sebelumnya pula kondisi aspal pada ruas ini tidak bertahan lama dan cepat rusak.

Pantauan VoxNtt.com, Jumat (23/03/2018), di beberapa titik konstruksi jalan yang sebelumnya tersusun dari batu kerikil, pasir dan bahan-bahan agregat, kemudian direkatkan oleh semen aspal tampak sudah tidak lagi berbekas.

Kerusakan itu terutama terdapat di beberapa titik. Sedangkan sebagian lainnya tampak kondisi aspalnya masih bagus.

Kerusakan paling parah, terjadi di dua tikungan Wae Rangga.

Kerikil sisa aspal sudah terkupas keluar dan hanya menyisakan batu telford yang sangat licin.

Tak hanya kerikil yang sudah terkupas, salah satu deker di dekat Kampung Golo Waso juga tampak sudah jebol.

Ada sebagian titik pula, aspal sudah pecah-pecah dan tampak moncong tengah jalan.

Secara kasat mata kerusakan aspal jalan Benteng Jawa-Golo Waso tersebut disebabkan karena genangan air.

Air meresap dan memecahkan molekul aspal ke bentuk yang lebih kecil lagi sehingga daya rekatnya menjadi berkurang. Akibatnya, kerikil dan agregat lainnya pecah-pecah dan terkupas keluar.

Air masuk ke badan jalan di beberapa titik diduga karena tidak ada saluran air di samping aspal. Sehingga, saat musim hujan air dengan leluasa mengalir bebas di badan jalan.

Apalagi, hampir setiap hari intensitas transportasi di atas ruas Benteng-Golo Waso cukup tinggi. Kondisi bangunan aspal tampak tidak kuat menahan bebannya kendaraan setiap hari di atas ruas jalan tersebut.

Beberapa pengendara roda dua saat berbincang-bincang dengan VoxNtt.com mengeluh dengan kerusakan aspal jalan Benteng Jawa-Golo Waso. Tak jarang banyak sepeda motor jatuh pada batu yang licin di tikungan Wae Rangga.

Hingga kini belum diketahui pasti berapa total anggaran yang dikucurkan dalam pembangunan aspal jalan tersebut.

Namun berdasarkan penelusuran VoxNtt.com di website LPSE Manggarai Timur pada tahun 2016 lalu, nomenklatur pembangunan jalan tersebut yakni peningkatan jalan Benteng Jawa-Necak.

Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Pacifik Raya dengan pagu sebesar Rp 1.000.000.000 dari APBD Manggarai Timur tahun 2016 lalu.

 

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleKapal Kandas Masuk Dermaga Borong, Begini Derita Para Penumpang
Next Article Jalan Pantura Flotim Buruk, Warga: Kita Belum Merdeka

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.