Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mengapa NTT Kita Tetap Miskin? Ini Jawaban Solusi Paket Harmoni
HEADLINE

Mengapa NTT Kita Tetap Miskin? Ini Jawaban Solusi Paket Harmoni

By Redaksi26 April 20183 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- “Sudah 59 tahun provinsi ini berdiri tapi mengapa kita masih miskin?” pertanyaan ini menjadi pembuka pidato Benny K Harman di kampung Kole, Kabupaten Manggarai, Kamis (26/04/2018) malam.

Kampung yang dijangkau 2 jam dari Kota Ruteng ini adalah kampung halaman ibunda BKH. Dalam bahasa Manggarai biasa disebut Beo de Anak Rona (kampungnya om kandung).

Di sini, BKH menjelaskan akar soal kemiskinan NTT yang kini mencapai 1,2 juta orang.

“Kita ini masih miskin. Tidak ada perubahan yang cukup signifikan, apa yang salah?” tanya BKH sekali lagi.

Pertanyaan yang selalu menghantui raktat NTT selama bertahun-tahun ini menjadi motivasinya untuk kembali ke NTT.

“Bapa-mama jangan takut. Kemiskinan itu harus dihadapi dan saya sudah menemukan jawaban solusinya” kata BKH tegas.

BKH pun menjelaskan bahwa dari 85% penduduk miskin adalah petani. Itu artinya masalah kemiskinan NTT adalah masalah kaum tani.

“Kalau mau majukan orang NTT, sejahterakan orang NTT, solusinya saya sudah temukan yaitu bangun petaninya” ungkap mantan ketua komisi 3 DPR RI ini.

Ampera

Membangun petani tentunya tidak bisa hanya dilakukan dengan kampanye, slogan apalagi janji-janji manis.

Paket Benny Harman dan Benny Litelnoni atau Harmoni sudah menyiapkan program Ampera, Anggaran untuk Kesejahteraan Rakyat. Fokus dari program ini adalah penyediaan modal dan keterampilan orang miskin khususnya petani.

“Kalau kita bertanya lagi mengapa kelompok petani yang kebanyakan miskin? Jawabannya ada dua masalah pokok yakni modal dan SDM (pengetahuan/keterampilan” kata BKH.

Itulah alasanya mengapa paket Harmoni dalam setiap titik kampanye selalu menekankan modal dan keterampilan bagi petani miskin.

Dimana-mana BKH berbicara tentang pemberdayaan petani melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Di sini nanti akan disiapkan tenaga profesional yang siap melatih dan mendidik. Selain itu setiap rumah KK miskin akan mendapatkan paling banyak Rp.10 juta sebagai modal usaha.

“Waktu panen itu setahun cuma dua kali bagi petani. Bagaimana dia bisa hidup di masa paceklik? Di sini modal usaha itu berfungsi. Keluarga miskin kita bantu 10 juta sebagai modal usaha. Apa bisa? Pasti bisa. Kita sudah hitung semua,” urai BKH disambut tepuk tangan 600-an rakyat yang hadir.

Foto: BKH dan Benny Litelnoni di Kampung Kole

Lebih lengkapnya berikut 6 langkah konkret memberdayakan petani NTT kalau paket Harmoni terpilih.

Pertama, bantuan modal usaha paling banyak Rp.10 juta untuk keluarga miskin.

Kedua, bantuan pupuk dan bibit agar produktivitas panen meningkat.

Ketiga, agar ada keadilan harga, BUMD akan diaktifkan untuk membeli produk petani sesuai harga yang layak.

“Peran BUMD ini juga akan membantu petani mengatasi harga yang jatuh. Pemerintah wajib membelinya,” kata BKH.

Keempat, petani diberi kesempatan seluas-luasnya untuk mengikuti pelatihan keterampilan bekerja melalui pengadaan Balai Latihan Kerja (BLK).

Kelima, mengadakan asuransi gagal panen. Program ini untuk membantu petani yang tanamanya diserang hama, bencana longsor, banjir bandang, puting beliung, dan lain-lain.

Keenam, menyediakan beasiswa khusus bagi anak-anak petani yang berprestasi sehingga bisa melanjutkan sekolah.

Bagaimana cara mudah agar petani mendapat akses keenam solusi ini? Paket Harmoni ternyata sudah menyiapkan solusinya yakni Kartu Petani Sejahtera atau Kartu Modal Petani.

Semua petani miskin yang memiliki kartu ini dijamin akan mendapatkan kemudahan.

Penulis: Irvan K.

Previous ArticleKeluarga Ferdy Taruk Berharap Uji Balistik Senjata di Polres Manggarai Segera Dilakukan
Next Article Proyek Jalan 4 Miliar di Matim Ini Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.