Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pria Belanda yang Keliling Dunia Pakai Mobil Listrik Tiba di Kefamenanu
HEADLINE

Pria Belanda yang Keliling Dunia Pakai Mobil Listrik Tiba di Kefamenanu

By Redaksi28 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wiebe Waker, pria asal Belanda yang berkeliling dunia menggunakan mobil listrik saat tiba di Kota Kefamenanu (Foto: akun facebook Robby Saunoah)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Wiebe Wakker, pria asal Belanda yang berkeliling dunia menggunakan mobil listrik, akhirnya tiba di Kota Kefamenanu, ibu kota Kabupaten TTU, Provinsi NTT, Jumat (27/04/2018).

Wiebe tiba di Kota Kefamenanu sekitar pukul 17.00 Wita dan langsung disambut oleh beberapa warga di Tugu Biinmafo KM 9.

Selanjutnya, mobil milik Wiebe tersebut langsung dibawa ke Kantor PLN Rayon Kefamenanu untuk dilakukan pengisian ulang daya listrik.

Wiebe saat diwawancarai VoxNtt.com di Lopo Kofe mengaku, Indonesia menjadi negara ke-31 yang ia kunjungi sejak berangkat dari Belanda dua tahun lalu.

Dia mengatakan, gerakannya itu bertujuan untuk memberitahukan kepada semua orang bahwa mobil listrik juga bisa mengelilingi dunia, tanpa menghabiskan begitu banyak energi dan sumber daya alam lainnya.

“Saya hanya ingin membuktikan ke semua orang kalau dengan mobil listrik pun kita dapat berkeliling dunia tanpa harus menghabiskan begitu banyak energi dan sumber daya,” tutur Wiebe.

Wiebe juga mengaku bahwa dia mengeliling dunia tidak membawa modal uang yang cukup.

Dia sering mendapat bantuan dari banyak orang di kota ataupun negara yang dikunjunginya.

Mobil listrik yang digunakan Wiebe Wakker berkeliling dunia (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)

Hal itu, kata Wiebe, untuk membuktikan kepada semua orang bahwa untuk berkeliling dunia tidak harus memiliki uang yang banyak. Hanya cukup dengan membangun komunikasi yang baik dengan semua orang dan mempublikasikan semua hal yang dijumpai dalam perjalanan.

“Saya memang tidak membawa uang yang cukup untuk keliling dunia, tetapi saya tidak pernah meminta uang kepada orang yang membantu saya, cukup saya diberikan makanan, tempat untuk cash mobil, serta tempat istirahat,” tutur pria asal Negeri Kincir Angin itu.

Masih Wiebe, setelah dari Kota Kefamenanu ia akan langsung melanjutkan perjalanan ke kota Dili, ibu kota RDTL, lalu ke Darwin dan berakhir di Sidney.

Selama berkunjung ke Indonesia, ia mengaku memiliki kesan tersendiri. Indonesia, kata dia, adalah negeri yang memiliki banyak tempat wisata yang indah dan penduduk yang ramah.

Namun sayang keindahan alam yang indah ini lanjutnya, kurang didukung oleh promosi yang masif. Sehingga banyak orang di luar negeri tidak mengetahui keindahan obyek wisata di Indonesia secara keseluruhan.

“Labuan Bajo itu sangat indah pemandangannya, hanya sayang promosi masih kurang dilakukan sehingga banyak orang di luar sana yang belum tahu kalau ada tempat seindah itu (Labuan Bajo,” jelas Wiebe.

 

Penulis: Eman Tabean
Editor: Adrianus Aba

TTU
Previous ArticleKetika Seorang Nenek Memberi BKH Sumbangan
Next Article DPRD Menduga Proyek TPT di Ketang Berkualitas Rendah

Related Posts

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.