Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mengintip Hardiknas di Wolondopo, Daerah Pelosok Ende
NTT NEWS

Mengintip Hardiknas di Wolondopo, Daerah Pelosok Ende

By Redaksi2 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Siswa SDK Wolondopo 1 sedang menampilkan lomba junjung nyiur memeriahkan Hardiknas (Foto: Vickar)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sekolah Dasar Katolik (SDK) Wolondopo 1, turut merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2018. Sekolah ini persis di salah satu daerah paling pelosok di Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Selain para siswa dan guru, masyarakat setempat juga turut berantusias pada momentum itu. Tidak terkecuali dengan anak-anak Paud Arnoldus Yansen, Detupau.

Usai melaksanakan apel, para siswa SDK Wolondopo 1 gelar perlombaan. Ada beberapa jenis lomba yang ditampilkan, mulai dari lomba lari karung, lomba gigit sendok, lomba menari hingga lomba junjung nyiru.

Tak hanya itu, masyarakat setempat juga memeriahkan Hardiknas dengan lomba tarik tambang. Kemudian berakhir dengan acara tarian Gawi bersama.

Para siswa, guru dan masyarakat setempat mengikuti Apel Hardiknas

Kepala SDK Wolondopo 1, Titus Mbete mengatakan, pendidikan merupakan bagian penting untuk membentuk pola pikir setiap orang sejak usia dini. Sehingga menurut Titus, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menjaga kualitas pendidikan.

Mengutip sambutan Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy, Titus mengajak siswa, guru dan masyarakat setempat untuk menjaga hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan. Hal ini tercermin dalam setiap ajaran, pemikiran dan praktik pendidikan.

Hal serupa diungkapkan Ketua Komite, Hendrikus Seni usai kegiatan Hardiknas di Halaman Sekolah Wolondopo 1. Ia mengaku bangga atas antusias siswa, guru serta masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Yah, bangga dengan kegiatan ini apalagi di daerah pelosok seperti ini. Saya berharap untuk tetap dipertahankan. Saya juga perlu sampaikan, agar semua tetap menjaga mutu pendidikan dan tradisi disini,”kata Seni.

Sementara tokoh muda, Vickar Laka, mendesak Pemerintah Kabupaten Ende untuk tetap memperhatikan kebutuhan sekolah terutama tenaga pendidik. Ia menyarankan agar penempatan guru-guru PNS dilakukan secara adil dan merata.

Masyarakat setempat sedang mengikuti lomba tarik tambang memeriahkan Hardiknas 2018

“Memang kurang guru PNS. Nah, kalau kurang maka semua dibebankan kepada orang tua murid dan masyarakat. Jadi kita harap supaya perlu adanya keadilan penempatan guru PNS,”katanya.

Pada sisi lain, Vickar juga berharap agar pemerintah dapat memperhatikan akses transportasi ke daerah pelosok di Wolowaru. Begitu juga dengan pasokan listrik yang masih belum tersambung terutama di wilayah tersebut.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

 

Ende
Previous ArticleDilan Yogya Bahas Masalah Human Trafficking
Next Article Oknum Anggota DPRD Ende Aniaya Petugas Boarding Bandara di Bali

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.