Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hendrik Babys Berharap Dirinya Segera Diperiksa BK
Regional NTT

Hendrik Babys Berharap Dirinya Segera Diperiksa BK

By Redaksi3 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Hendrik Babys
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT- Anggota DPRD TTS, Hendrikus Babys meminta agar Badan Kehormatan (BK) DPRD TTS segera memeriksa dirinya dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengancaman yang dilaporkan Antoneta Sabat ke Badan Kehormatan.

“Saya minta agar BK untuk segera periksa saya,” tegas Babys yang ditemui di kantor DPRD TTS Kamis (3/5/3018).

Anggota DPRD dari Partai NaSdem TTS ini menjelaskan, permintaannya agar BK segera memeriksa dirinya sehingga dia bisa menjelaskan pokok persoalan dan kejadian yang sebenarnya.

Menurutnya, masalah ini bukan karena posisinya sebagai anggota DPRD melainkan duduk persoalannya yang mesti ketahui publik. Alasan inilah yang kemudian dia meminta agar BK segera memanggil dirinya agar bias menjelaskan tentang kebenaran dari masalah itu.

“Saya justru mendesak agar BK segera mengagendakan pemeriksaan terhadapa saya, karena ini bukan soal saya anggota DPRD atau tidak tetapi kebenaran sesungguhnya yang kita kedepankan,” jelas Hendrik.

Hendrik merasa dirinya telah difitnah oleh Antoneta dengan membuat laporan baik ke polisi maupun ke BK dan juga ke DPD Partai NaSdem Provinsi NTT.

Dia menambahkan, sesungguhnya dirinya menjadi korban. Semua bukti berupa rekaman video dan saksi yang melihat langsung pada hari kejadian tidak seperti yang dilaporkan oleh Antoneta.

“Saya punya saksi dan bukti rekaman video pada saat kejadian itu. Tapi anehnya malah saya yang dituduh telah melakukan penganiayaan dan pengancaman. Seharusnya saya yang jadi korban,” jelas Babys.

Informasi yang diterima VoxNtt.com, Dia (Babys) sudah melapor balik Antoneta Sabat kepada polisi dengan dugaan pemfitnaan pada 19 /4/2018.

Hingga berita ini diturunkan Ketua Badan Kehormatan DPRD TTS, Sefrit D Nau beserta anggotanya belum berhasil dikonfirmasi karena sedang mengikuti Sidang Paripurna LKPJ Kepala Daerah Kabupaten TTS.

Penulis: Paul Resi

Editor: Boni J

 

TTS
Previous ArticlePentas Budaya Warnai Peringatan Hardiknas di Belu
Next Article ADD di Matim Belum Cair, Ini Kendalanya 

Related Posts

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.