Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Desa Nagerawe dan Focolodo Rawe Masih Terpencil
Regional NTT

Desa Nagerawe dan Focolodo Rawe Masih Terpencil

By Redaksi7 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi kekurangan air minum bersih (foto: tempo.co)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Nagerawe dan Focolodo Rawe, dua desa di Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo hingga kini masih terpencil.

Ketersediaan sejumlah kebutuhan dasar masyarakat seperti akses jalan, pendidikan dan kesehatan masih sangat memprihatinkan.

Ketua BPD Focolodo Rawe Rofina Bhibha yang ditemui VoxNtt.com baru-baru ini membenarkan kondisi tersebut.

Dia mengaku, akses transportasi untuk menggerakan roda perekonomian masih sangat buruk.

Bahkan jalan yang buruk di Desa Focolodo Rawe, kata Rofina, berpotensi mengancam keselamatan pengendara.

Tak hanya soal jalan yang menjadi derita warga Focolodo Rawe. Ketersediaan air bersih juga masih belum memadai.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga harus rela menunggu hingga berjam-jam.

Selain itu, fasilitas pendidikan di sekolah masih belum memadai. Ketersediaan bangku, meja dan fasilitas lainnya untuk kelancaran proses belajar mengajar masih sangat minim.

Melihat desanya yang masih terpencil dan minimnya perhatian kebutuhan dasar, Rofina pun meminta kepada pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten untuk dapat merespon berbagai keluhan yang dirasakan oleh masyarakat di Desa Focolodo Rawe.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Desa Nagerawe, Yeremias Kisa.

Dia mengatakan, kehidupan masyarakat di desanya hingga kini masih terpinggir dan belum mampu bersaing dengan kehidupan warga di desa-desa lain di Kabupaten Nagekeo.

Menurut Yeremias, kebutuhan utama bagi warga seperti jalan, air dan berbagai kebutuhan lainnya sangat minim.

Kekurangan sentuhan pembangunan dasar tersebut tentu saja akan berdampak pada mandeknya laju pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Dia menambahkan, ketersediaan listrik di Desa Nagerawe hingga kini masih belum dirasakan oleh warga. Padahal, warga sangat merindukan adanya listrik.

Yeremias pun meminta kepada pemerintah dan DPRD agar  memperjuangkan kebutuhan masyarakat Desa Nagerawe.

 

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Adrianus Aba

Nagekeo
Previous ArticleBunuh Diri di Ruteng, JHRC: Jangan Sampai Jadi Gaya Hidup
Next Article Desa Nagerawe dan Focolodo Rawe Masih Terpencil, Ketua DPRD Provinsi NTT Kaget

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.