Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Catat! Juli Nanti Satu Porsi Makanan Dipotong Pajak 10 Persen
Regional NTT

Catat! Juli Nanti Satu Porsi Makanan Dipotong Pajak 10 Persen

By Redaksi11 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Bapenda Ende, Matildis Mensi Tiwe (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur telah menjadwalkan memulai perhitungan pajak daerah melalui makanan pada Juli nanti. Retribusi pajak ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 yang mengatur mengenai Pajak Hotel dan Restoran dengan tarif 10 persen.

Sekretaris Bapenda Ende Matildis Mensi Tiwe menjelaskan, inklusif pajak setiap porsi makanan sebenarnya terhitung setelah undang-undang ditetapkan. Namun, para pengusaha tidak menghitung potongan pajak daerah sesuai dengan undang-undang berlaku.

Selama ini, jelas Mensi, para pengusaha hanya menghitung berdasarkan omset pada setiap jenis makanan.

“Yang bayar adalah konsumen. Jadi, pembayaran itu sebenarnya sudah inklusif pajak. Selama ini justru mereka (pengusaha) tidak menghitung bahwa satu porsi makanan 10 persen, loh itu salah siapa,” kata Mensi saat ditanya Voxntt.com terkait pajak makanan pada pengusaha warung dan restoran di Ende, belum lama ini.

Ia mengatakan, aturan pajak makanan tersebut sudah berlaku di seluruh Indonesia sejak tahun 2009. Para pengusaha di Ende, kata Mensi, justru menuduh pihak Bapenda yang secara sepihak menaikan pajak daerah.

“Kalau kita pergi ke daerah manapun kan bisa tertera bahwa harga (makanan) sudah termasuk pajak. Nah, pengusaha di Ende ini masih menghitung sesuai dengan omset mereka. Kita pada prinsipnya tetap menagih sesuai yang diatur dalam Undang-Undang,”ucap Mensi.

Ia menuturkan, pokok persoalan sistem pembayaran dan penagihan pajak makanan antara OPD sebelumnya berbeda. Perbedaan itu terjadi pada sistem pembayaran yang tidak menghitung berdasarkan porsi tapi atas dasar omset.

Para pengusaha, jelas Mensi, sebenarnya sudah mengetahui sistem pembayaran. Sebab sebelumnya telah mengisian dokumen pajak. Didalamnya, tertera bahwa hitungan pajak sesuai porsi makanan yakni 10 persen.

Kemudian hitungan pembayaran pajak diambil pada harga yang paling rendah setiap porsi makanan.

“Jadi selama ini mereka membayar murni oset mereka bukan dari konsumen. Nah, kita ini rujukan jelas atas dokumen tertulis yang sudah diisi itu,” katanya.

Ia mengakui, proses penagihan pajak selama ini masih belum merata berdasarkan aturan pajak yang sesungguhnya. Sehingga kedepan pihaknya bertekad untuk menertibkan sistem pembayaran pajak dengan hitungan pajak 10 persen.

“Untuk menata kembali ini kami sampaikan bahwa bulan Juli 2018 nanti sudah kami luruskan. Satu porsi kembali dihitung 10 persen pajak ke daerah,” tegas Mensi.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticlePolisi Amankan Pelaku Pencurian Ternak di Aesesa
Next Article Dinas PU Matim Akan Tegur PT Floresco

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.