Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Diminta Waktu untuk Bertemu, Kadis PK Matim: Saya Sibuk Masih Diperiksa BPK
VOX GURU

Diminta Waktu untuk Bertemu, Kadis PK Matim: Saya Sibuk Masih Diperiksa BPK

By Redaksi15 Mei 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PK Matim, Frederika Soch (Foto: Dok. Frederika Soch)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manggarai Timur (Kadis PK Matim), Frederika Soch mengaku sedang diperiksa Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) saat diminta untuk bertemu dengan media ini.

VoxNtt.com menghubungi Kadis Frederika melalui pesan WhatsApp-nya, Selasa (15/05/2018), untuk bertemu mengonfirmasi persoalan pemotongan gaji guru THL di Matim dari Rp 1.250.000 menjadi Rp Rp 700.000 perbulannya.

“Maaf, saya sibuk masih diperiksa BPK. Tabe (Terima kasih),” balas Kadis Frederika dengan singkat.

Merespon alasan tersebut, VoxNtt.com pun kembali mengirim pesan menanyakan perihal pemeriksaan oleh BPK tersebut.

Sayangnya, pesan WhatsApp itu terbaca oleh Kadis Frederika, tetapi tidak dibalasnya.

Untuk diketahui, kebijakan Kadis PK Matim menurunkan gaji guru THL di kabupaten itu menuai sorotan sejumlah pihak.

Pasalnya, Perda APBD Matim 2018 sudah menetapkan anggaran gaji guru THL sebesar Rp 1.250.000 tiap bulannya.

Namun belakangan Kadis Frederika diduga memotong sepihak gaji tersebut menjadi Rp 700.000 tiap bulannya.

 

Penulis: Nansianus Taris
Editor: Adrianus Aba

Manggarai Timur
Previous ArticleTempat Belajar PAUD Tunas Baru Mirip Kandang Ayam
Next Article Masyarakat Amarasi Bangga Kehadiran Pelayanan Pajak Kendaraan di Tempat

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.